Masjid Terpapar Radikalisme, Pengelola & Penceramah Perlu Diberi Pedoman

Jumat, 30 November 2018 10:56

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Memilih materi khutbah dan menentukan nama penceramah di masjid pada saat ini tentunya menjadi problem besar bagi pengurus masjid. Hal ini dikhawatirkan materi yang akan disampaikan penceramah dapat tersusupi paham radikal dan juga intoleransi. Apalagi beberapa hari terakhir ini muncul pemberitaan mengenai masjid-masjid di lingkungnan instansi pemerintah baik di Kementerian, Lembaga negara ataupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berdasarkan hasil survei dan penelitan yang dilakukan Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M), isi dari khotbahnya dikabarkan mengandung konten radikal dan intolerasni“Memang saat ini yang menjadi problem terbesar dari pengurus masjid  adalah memilih dan menseleksi para penceramah atau pengkhotbah. Ketika Kementerian Agama mencoba untuk me-list dan memberikan rekomendasi penceramah tentunya saat itu mendapatkan kritikan dari banyak pihak. Karena memang banyak orang-orang yang penceramah terbaik katanya tidak mendapat dalam rekomendasi itu, lalu mereka protes,” kata Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarief Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Dede Rosyada, MA, di Jakarta, Kamis (29/11).

Bagikan berita ini:
2
3
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar