Mentan : Perkuat Sistem Pengkarantinaan untuk Fasilitasi Ekspor Produk Pertanian

Jumat, 30 November 2018 13:11
Mentan : Perkuat Sistem Pengkarantinaan untuk Fasilitasi Ekspor Produk Pertanian

Reformasi birokrasi untuk menjamin integritas petugas dalam melayani serta pemanfaat teknologi informasi pada semua lini layanan perkarantinaan menjadi penting, terlebih guna mengantarkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia di tahun 2045.“Sejalan dengan misi Kementan untuk menjadi lumbung pangan dunia, maka layanan perkarantinaan berkelas dunia jadi satu keharusan,” pungkas Amran.Dalam kesempatan yang sama Kepala Badan Karantina Pertanian, Banun Harpini menyampikan bahwa Karantina Pertanian telah membuat grand design menuju Karantina berkelas dunia yaitu salah satunya adalah menerapkan sistem manajemen preborder dimana perlindungan sumberdaya hayati tidak hanya dilakukan saat produk impor masuk kedalam saja tetapi sebelum produk tersebut dikirim ke Indonesia terlebih dahulu dilakukan proses registrasi, audit kebun amupun establishment untuk produk hewan di negara asal.“Karantina Indonesia dalam SPS agreement tidak hanya diminta untuk mempercepat arus perdagangan tetapi juga menjaga produk yang di lalu lintaskan sehat dan aman untuk dikonsumsi, “ jelas BanunLebih lanjut Banun menjelaskan sistem manajeman preborder juga diterapkan untuk ekspor yaitu dengan cara mendatangi tempat produksi dan juga memperkuat sistem registrasi untuk menjamin tempat produksi tersebut sehat dan aman di negara yang akan menjadi tujuan Ekspor produk Indonesia.

Bagikan berita ini:
9
6
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar