Selundupkan Sabu-satu 1 Ton Lebih, 7 WN Tiongkok Divonis Mati

Jumat, 30 November 2018 15:44

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pengadilan Negeri (PN) Batam menggelar sidang vonis atas dua perkara penyelundupan sabu-sabu (SS) Kamis malam (29/11). Tujuh di antara delapan terdakwa dijatuhi hukuman mati. Seorang lagi divonis penjara seumur hidup.Sidang vonis dua perkara tersebut diselenggarakan dalam waktu terpisah. Kasus pertama yang disidangkan adalah perkara penyelundupan 1,6 ton SS pada pukul 19.05 WIB. Perkara itu merupakan hasil tangkapan jajaran Mabes Polri bersama Bea dan Cukai di Perairan Karang Banteng, Anambas, pada pertengahan Februari lalu.Ada empat terdakwa dalam perkara tersebut. Yakni, Chen Hui, Chen Yi, Chen Meisheng, dan Yao Yin Fa. Mereka merupakan warga negara (WN) Tiongkok. “Atas perbuatannya, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa masing-masing dengan pidana mati,” ujar hakim ketua M. Chandra saat membacakan putusan sidang.

Chen Mei Seng (kacamata) dan tiga rekannya terdakwa kasus sabu 1,6 ton divonis hukuman mati di PN Batam, Kamis (29/11) malam. (Cecep Mulyana/Batam Pos)
Menanggapi vonis tersebut, terdakwa atas nama Chen Meisheng menunjukkan reaksi protes. Dalam bahasa Mandarin, pria paro baya itu berteriak ke arah dewan hakim. Bahkan, Chen terus meronta dan berteriak saat polisi dan petugas PN Batam menggiringnya kembali ke mobil tahanan setelah sidang usai.

Bagikan berita ini:
3
10
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar