Partai Politik Dilarang Terima Bantuan Pihak Asing

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI melalui staff biro Hukum, Yulie Fitrianyah, mewarning partai politik agar tidak menerima sumbangan dari pihak asing. Hal itu diungkap dalam arahan kepada seluruh Liaison Officer (LO) partai politik di Sulsel, Jumat (30/11).

Menurut Yulie, agar dalam pelaporan anggaran kampanye hingga penggunakan kampanye harus sesuai aturan yang telah dibuat oleh KPU.

Ia menyebutkan dalam laporan anggaran tersebut, ada tiga tahapan mulai dari laporan dana awal kampanye sejak 23 September lalu yakni penerimaan sumbangan kampanye 26 Januari mendatang, hingga laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye, 14 hari setelah pemilihan selesai.

“Partai politik dilarang menerima sumbangan dari pihak asing, tidak sejas identitasnya, sumbangan dari pemerintah baik itu Badan Usahan Milik Negara (BUMN),” kata Yulie.
Ia mengaku jika nantinya ada partai atau kandidat Dewan Perwakilan Daerah (DPD), makan harus diserahan kepada negara, baik itu berupa barang. “Kalau ada yang menerima, maka wajib untuk diserahkan ke kas negara,” ungkapnya.

Selain itu, partai juga tidak boleh mendapatkan sumbangan melebihi ambang batas yang telah ditentukan. Kata dia, jika itu terjadi maka lebihnya harus diserahkan ke kas negera.

“Ada batasan-batasan tersendiri, kalau melewati harus menyepaikan kepada kas negera dan di storkan ke negera dan itu tidak sesuai dengan ketentuangn perudangan-undangan. Jika ini dilanggar maka sanksinya pindana dan pembatalan,” jelasnya.

Disinggung mengenai Calon Legislatif (Caleg) tidak menyapaikan asal sumbangannya, kata Yulie, hal itu tidak mengapa yang jelas partai politik melaporkan asal usul dana kampanyenya.

“Itu tidak masalah. Yang dibatalkan itu ketika partai tidak menyapaikan laporan, maka seluruh Caleg nya dibatalakan. Tapi kalau partai menyapaikan walapun Caleg terpilih tidak melaporkan, maka tetap sebagai calon terpilih,” pungkasnya. (fahrullah/raksul/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...