Tiga Pejabat BPN Maros Dieksekusi Jaksa

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAROS — Usai putusan kasasinya dinyatakan inkra, tiga terpidana kasus korupsi pembebasan lahan untuk perluasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (Sulhas) dieksekusi jaksa. Mereka merupakan mantan pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Maros.

Masing-masing Andi Nuzulia (mantan kepala BPN Maros), Hamka (mantan kepala Sub Seksi Pengaturan Tanah Pemerintah), dan Hartawan Tahir (Kasubsi Pendaftaran). Ketiga terpidana dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah oleh majelis hakim Tipikor Mahkamah Agung, setelah JPU menempuh upaya kasasi.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel Salahuddin, membenarkan adanya eksekusi terhadap ketiganya.

”Eksekusinya dilakukan hari ini (kemarin) oleh tim jaksa selaku pelaksana putusan, setelah putusan kasasinya dinyatakan inkra. Eksekusi dilakukan oleh tim jaksa dari Kejari Maros,” ujarnya, Jumat (30/11).

Dihubungi terpisah, Kepala Seksi Bidang Pidana Khusus Kejari Maros Agung Riyadi, mengatakan eksekusi terhadap ketiga terpidana dilakukan setelah putusan dinyatakan telah berkekuatan hukum tetap.

“Hari ini (kemarin) kita melakukan eksekusi badan terhadap ketiga terpidana tersebut,” tandasnya.

Agung menyebutkan, untuk terpidana mantan kepala BPN Maros Andi Nuzuliah, dihukum pidana penjara selama 3 tahun, denda Rp100 juta, subsider 2 bulan kurungan.

“Untuk terpidana Nuzuliah, putusannya menguatkan putusan hakim pengadilan tingkat pertama,” jelasnya.

Sedangkan untuk terpidana Hamka dan Hartawan Tahir, masing-masing divonis 4 tahun 6 bulan penjara. Denda Rp200 juta, subsider 6 bulan kurungan.

“Kasasi JPU dikabulkan, makanya hukumannya naik. Sedangkan kasasi JPU untuk terpidana Nuzuliah itu ditolak. Makanya vonis hukumannya hanya menguatkan putusan hakim pengadilan tingkat pertama,” terang Agung Riyadi.

Sedangkan untuk eksekusi barang bukti sitaan berupa aset bergerak dan tidak begerak, lanjut Agung, putusannya tidak terbukti sebagai barang bukti hasil kejahatan.

“Eksekusi barang bukti sitaan rencana dilakukan hari Senin pekan depan. Akan dikembalikan kepada para terpidana,” tandasnya. (mat/bkm/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Syarifah Fitriani

Comment

Loading...