Pergi Mengembala Sapi, Siswa SD di Takalar Malah Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Muhammad Fatir, seorang anak yang berusia 12 tahun ditemukan tewas di sekitar sungai di Dusun Bomtoparang, Desa Bontoparang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Minggu (2/12/18) pagi, sekira pukul 09.00 Wita.Berdasarkan keterangan dari tante korban, Erni mengatakan bahwa seperti biasanya Muhammad Fatir melakukan kegiatan sehari-hari yakni mengembala sapi. Namun tak seperti biasanya, korban yang biasa pulang dari mengembala sapi pada pukul 5 sore, tak kunjung tiba.”Kami sudah mencarinya sampai jam 2 malam tapi tidak ketemu. Pas pagi pamannya sudah dapat mayat korban mengapung di sungai,”ujarnya saat ditemui di rumah sakit Bhayangkara kota Makassar.Dikatakan Erni, korban yang sudah putus sekolah sejak kelas 2 SD ini mengembala sapi bersama tiga rekannya. Namun nasib sial menimpa Fatir yang ditemukan tewas dengan sejumlah luka di sekujur tubuhnya.”Fatir bersama tiga temannya Pello dan Andi, tapi Pello sudah ada di kantor polisi dan Andi masih di cari. Pertama ke tempat kejadian ditemukan tasnya sama topinya. Setelah kedua kalinya ke tempat kejadian parang yang ditemukan, baru ada lagi belas kepalanya di tanah,”terangnya.Selain itu, lanjut Erni, ditemukan juga tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Seperti bibir pecah, dan juga hampir keseluruhan muka korban hancur.”Baru pas di buka bajunya tadi di rumah sakit ada bekas luka di pinggangnya. Pokoknya banyak lukanya,”bebernya.

  • Bagikan