Sungai Dangkal, Puluhan Nelayan Tak Melaut Berbulan-bulan

FAHAR.CO.ID, TAKALAR -- Puluhan kapal penangkap ikan milik nelayan di Dusun Saro Desa Bontokanang di pesisir pantai Galesong Selatan terpaksa tidak melaut selama beberapa bulan terakhir. Penyebabnya adalah sungai di wilayah tersebut mengalami pendangkalan. “Sungai yang merupakan jalur lalu lalangnya kapal nelayan sudah mengalami pendangkalan, sehingga menyulitkan kapal untuk bergerak, akibatnya aktivitas nelayan pun berhenti,” kata Daeng Sibali warga Desa Bontokanang, Minggu (2/12/2018). Mendengar dan melihat langsung persoalan ini,  Wakil Ketua DPRD Takalar, Hairil Anwar langsung bergerak. Ia melaksanakan langkah nyata mengatasi keluhan masyarakat dengan melakukan penggalian mata sungai  menggunakan eskavator. “Penggalian muara sungai di desa Bontokanang terpaksa kami lakukan untuk membantu para nelayan kembali beraktivitas. Selama ini nelayan tidak dapat melaut, karena kapalnya sulit mencapai muara menuju laut lepas,” kata Hairil yang juga Ketua PKS Takalar ini. Hairil Anwar yang kembali bertarung memperebutkan kursi parlemen Takalar di dapil III Galesong berharap solusi pengerukan sungai tersebut dapat mengatasi keluhan nelayan. “Pengerukan sungai adalah salah satu solusi yang dapat kami berikan pada nelayan sehingga asap dapur mereka dapat mengepul,” kata Hairil. (ari/bkm/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Syarifah Fitriani

Comment

Loading...