Berkendara di Genangan Air, Hindari Lakukan Ini! – FAJAR –
Ragam

Berkendara di Genangan Air, Hindari Lakukan Ini!

ilustrasi. (net)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Intensitas hujan di banyak kawasan Indonesia mulai tinggi. Di Ibu Kota Jakarta sendiri, hujan lebat sangat berpotensi membuat genangan air. Bagi pengguna kendaraan, bagaimana menyikapi siklus rutin ini?

Genangan air di jalan tidak saja bisa merugikan pengendara tapi juga lingkungan sekitar. Jangan meremehkan genangan air yang dilewati mobil.

Mengenai hal tersebut, pihak PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia mencoba berbagi mengenai jurus jitu saat menerabas genangan air.

Dimulai dari karakter dan kondisi mobil, serta seberapa dalam kira-kira genangan air yang ada di depan.

Biasanya yang takut menghadapi genangan air dan banjir adalah mobil-mobil seperti sedan atau city car karena tidak memiliki ground clearance yang cukup tinggi. Beda dengan SUV yang memang desain mobilnya memiliki ground clearance tinggi.

Kendati demikian, sebaiknya jika ada genangan air yang cukup tinggi lebih baik mencari jalan lain. Namun jika tidak ada jalan lain, maka Anda harus memastikan filter udara tidak kemasukan air yang diakibatkan oleh gelombang atau riak air

Kalau sampai filter udara terendam itu bisa menyebabkan terjadi water hammer. Water hammer itu kondisi air masuk ke ruang pembakaran dan tentunya bisa merusak mesin.

Selain itu, pastikan melaju dengan kecepatan rendah dan gunakan gigi rendah pada transmisi manual dan pada transmisi otomatis saat menerabas banjir. Hindari juga posisi setengah kopling ataupun mengocok gas dalam genangan karena berpotensi menimbulkan gelombang atau riak air.

Jika ternyata ketinggian air melebihi batas aman dan menyebabkan mobil mogok, maka jangan pernah untuk mencoba menyalakan mesin mobil lagi. Karena dikhawatirkan akan menyebabkan kerusakan yang lebih parah.

Kemudian jika berhasil melewati genangan air tersebut, segera periksa kondisi rem apakah tetap optimal dengan metode sederhana.

Jalankan kendaraan dengan kecepatan rendah, sekitar 5 km/jam, injak pedal rem berkali-kali untuk memastikan kondisinya prima. Usai melintasi banjir bukan berarti masalah selesai, segerakan periksa kendaraan Anda baik di bengkel resmi. (mg8/jpnn)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!