Jalan Terdampak Gempa di Sigi Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Senin, 3 Desember 2018 - 08:51 WIB

FAJAR.CO.ID, SIGI – Jalan provinsi penghubung Desa Jono Oge dan Sidera di Kabupaten Sigi, yang sebelumnya terputus akibat gempa bumi dan likuifaksi, kini sudah bisa dilewati semua jenis kendaraan bermotor.

“Sudah sepekan terakhir ini, jalan itu sudah bisa dilalui semua jenis kendaraan bermotor,” kata Bupati Sigi Moh Irwan Lapata di Sigi, Senin (3/12).

Ia menambahkan sebelumnya meski sudah diperbaiki jalanan itu baru bisa dilewati sepeda motor saja, namun sekarang mobil juga sudah bisa melintasinya.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekronstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sigi Gayus Sampe mengatakan perbaikan jalan itu baru berupa pengerasan tanah.

“Tetap akan diaspal,” kata dia mengenai perbaikan lanjutan jalan tersebut.

Selama jalan penghubung Jono Oge dan Sidera putus, sepeda motor maupun mobil, termasuk kendaraan pengangkut bantuan untuk korban gempa dan likuifaksi dari arah Palu menuju Palolo dan Napu, harus melewati jalur alternatif Dolo dan Pombewe. Dan sementara jembatan di jalur itu diperbaiki, kendaraan harus melewati sungai.

Bupati Sigi mengatakan pulihnya akses jalan di lokasi terdampak likuifaksi Desa Jono Oge dan Sidera akan mempercepat proses pemulihan ekonomi di daerah itu.

Gempa yang memicu likuifaksi pada 28 September berdampak pada 13 dari 15 kecamatan di Kabupaten Sigi, menimbulkan kerusakan permukiman, bangunan umum, jalan, jembatan, serta jaringan listrik dan telekomunikasi. (Ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *