KMP Gerbang Samudra I Dikandaskan, Dijaga Antisipasi Penjarahan

Senin, 3 Desember 2018 - 13:22 WIB

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Kapal feri KMP Gerbang Samudra I yang terbakar di Perairan Karang Jamuang, Madura, masih mengeluarkan asap hingga Senin (3/12) pagi.

Api di dalam kapal tersebut sudah padam sehingga menunggu proses pembasahan dan suhu kapal dingin. Selanjutnya akan dilakukan pencarian dan penyelidikan di dalam kapal tersebut terhadap dua korban yang masih hilang.

Panit Patwal Ditpolair Polda Jatim Ipda Guntur mengatakan, hingga Senin (3/12) asap masih mengepul di bagian haluan kapal tersebut.

Namun untuk kapal sendiri sudah dikandaskan di buy 5 pada Minggu (2/12) malam. Tepatnya di perairan Karang Jamuang, Madura.

“Kami lakukan penjagaan di lokasi kapal. Ini untuk menghindari penjarahan,” terangnya.

Ia menjelaskan, kapal dijaga karena beberapa barang bawaan penumpang masih berada di dalam kapal. Tidak hanya itu, di dalam kapal juga masih ada mobil dan truk.

“Penjagaan dilakukan agar semua barang yang diangkut di dalam kapal tetap aman dan tidak dijarah orang tidak bertanggung jawab,” katanya.

“Sebab masih ada truk dan barang yang diangkut di dalamnya. Labfor juga segera datang untuk melakukan penyelidikan,” tambahnya.

Seperti diberitakan, kapal feri KMP Gerbang Samudra I yang mengangkut 130 orang penumpang beserta anak buah kapal (ABK) terbakar di perairan Karang Jamuang, sebelah utara Madura, Minggu (2/12) pukul 01.00.

Akibat kebakaran ini, sembilan penumpang kapal mengalami luka bakar dan patah tulang, dan tiga orang yaitu nahkoda beserta dua kadet perempuan ABK hilang. (sb/gun/jay/JPR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *