Pernah Jadi Korban Pelecehan, Juru Masak Hotel Ini “Makan” Sembilan Anak Laki-laki – FAJAR –
Kriminal

Pernah Jadi Korban Pelecehan, Juru Masak Hotel Ini “Makan” Sembilan Anak Laki-laki

Ilustrasi: seorang juru masak di hotel mencabuli sembilan anak. Perbuatan itu dilakukan dengan berbagai modus dan menjanjikan korban uang. (pixabay)

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA – Memori kelam sebagai korban pelecehan seksual membuat Sm berbuat menyimpang. Laki-laki berusia 28 tahun itu melakukan perbuatan asusila. Korban adalah anak-anak tetangganya di Samarinda.

Totalnya, sembilan anak laki-laki jadi korban pencabulan juru racik makanan di salah satu hotel berbintang di ibu kota Kalimantan Timur tersebut. Karena perbuatan itu, Sm terancam hidup lama di penjara. Sebab, kini dia diamankan anggota Polsek Samarinda Ulu, Samarinda.

“Saat SMA saya jadi korban. Dulu yang terjadi pada saya sama seperti yang saya lakukan ke mereka (anak-anak, Red),” ucapnya di hadapan penyidik seperti dilansir Kaltim Post (Jawa Pos Group).

Modusnya adalah mengajak seorang anak menjebak burung di gunung. Di sana Sm lantas mempertontonkan film dewasa ke anak tersebut. Tak lama, tangan sang koki itu mulai meraba korban.

“Anaknya sempat tidak mau,” katanya.

Namun, iming-iming uang Rp 50 ribu membuat korban tergiur dan mau mengikuti perintah Sm, yakni (maaf) dipermainkan alat kelaminnya.

Perbuatan cabul itu mulai dilakukan awal Maret lalu. Modusnya sama. Namun, dari beberapa anak, ada yang sampai dua atau tiga kali diperlakukan seperti itu. Setiap selesai “mengerjai” korbannya dia selalu memberikan uang.

Lokasi perbuatan cabulnya pun tidak berpindah-pindah. “Ya, di gunung itu saja,” jelasnya.

Sebelum ditangkap polisi, Sm sempat tidak mengakui perbuatannya ketika “sidang” tokoh masyarakat tempatnya tinggal.

Pengakuannya berubah ketika polisi yang menangani. Dia mengakui perbuatannya. Berdasar ingatannya, sembilan anak sudah “dipermainkan”.

Kanitreskrim Polsek Samarinda Ulu Iptu Yunus Kello menjelaskan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan korban lain. “Kalau ada yang lain, datang saja melapor,” ujar Yunus. (dra/rsh/JPG/c10/fim/JPC)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!