Prabowo Pidato di Reuni 212, Bawaslu DKI Tegaskan Tak Langgar Kampanye – FAJAR –
Pilpres 2019

Prabowo Pidato di Reuni 212, Bawaslu DKI Tegaskan Tak Langgar Kampanye

foto: net

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Aksi Reuni Akbar 212 menyita perhatian publik. Kawasan Monumen Nasional (Monas) dipenuhi dengan masyarakat yang ingin berpartisipasi.

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto pun hadir dan sempat memberikan sambutan, Minggu (2/12) lalu. Meski begitu, komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) DKI Jakarta, Puadi memastikan tak ada pelanggaran kampanye.

Puadi menjelaskan, sehari sebelum kegiatan berlangsung di kawasan Monas, tidak ada bendera partai politik dan alat peraga kampanye terpasang. Termasuk pada saat acara berlangsung.

“Kami sisir dari subuh, dari Bawaslu DKI dan Bawaslu Pusat ada lima orang, dan pengawas di tingkat kecamatan dan kelurahan turun. Kami sisir ada enggak alat peraga kampanye, ya tidak ada,” ujar Puadi kepada JawaPos.com (Grup Fajar), Senin (3/11).

Sementara apakah Prabowo Subiato melakukan kampanye, Puadi juga menegaskan, tidak ada pelanggaran kampanye. Sebab berdasarkan Pasal 1 Ayat (35) Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, yang disebut kampanye pemilu adalah kegiatan peserta pemilu atau pihak lain yang ditunjuk peserta pemilu untuk meyakinkan pemilih dengan menawarkan visi, misi, program dan atau citra diri peserta pemilu.

“Kami kemarin melakukan pengawasan melekat ke Pak Prabowo. Kami sampaikan dengan evaluasi kami ke kepolisian akhirnya tidak temukan dari pengawas pemilu di lapangan‎ adanya pelanggaran,” katanya.

Dia menambahkan, kalau misalkan Prabowo melakukan kampanye, maka Bawaslu bakal melakukan klarifikasi langsung ke jenderal berjulul 08 itu. ‎ Termasuk terhadap panita.

“Kalau misalkan ada Pak Prabowo menyampaikan visi, kami akan langsung klarifikasi, kami panggil itu Pak Prabowo tidak panitianya saja. Kalau seandainya ada penyampaian visi‎,” pungkasnya.

Adapun ‎Prabowo memulai pidatonya dengan mengajak para peserta untuk memajatkan puji syukur karena masih diberi kesehatan, napas, untuk berkumpul. Dalam pidatonya dia sama sekali tidak menawarkan visi, misi, program dan atau citra diri.

 

Berikut petikan pidato Prabowo Subianto di acara Reuni Akbar 212.

 

“Shalawat dan salam kita tujukan kepada junjungan kita, baginda Nabi besar Muhammad Rasulullah Alaihi Wasallam, yang telah memberi kepada kita agama dan peradaban”.

“Saya tidak boleh kampanye, jadi saya hanya ingin mengucapkan terima kasih bahwa saya diundang hari ini oleh panitia.‎ Ini kehormatan bagi saya, ini kebanggaan bagi saya, saya bangga melihat jutaan rakyat Indonesia, jutaan umat Islam, jutaan tapi damai, tertib”.

“Tadi saya datang dari Kebayoran, saya lihat keluarga-keluarga jalan dengan tertib, menggendong anaknya, tertib, damai, luar biasa, saya bangga sekali hari ini. Saya bangga sebagai anak Indonesia, dan saya bangga sebagai muslim di Indonesia”.

“Muslim kita adalah yang damai, hari ini kita dihadiri oleh kawan-kawan dari agama lain, dari suku lain, dari ras macem-macem. Kita bangga karena Islam di Indonesia adalah Islam yang mempersatukan dan bersatu, dan akan menjaga perdamaian dan kedamaian semuanya”.

(gwn/JPC)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!