Walikota Makassar Godok Aturan Penyediaan Lapangan Kerja Bagi Disabilitas – FAJAR –
Makassar

Walikota Makassar Godok Aturan Penyediaan Lapangan Kerja Bagi Disabilitas

Danny Pomanto

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Penyandang disabilitas berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkarya. Termasuk bekerja sesuai dengan keterampilan yang dimiliki.

Oleh sebab itu, Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menginstruksikan agar setiap perusahaan, khususnya swasta, menyediakan lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas. Dia akan melibatkan seluruh pemimpin perusahaan untuk menggodok sebuah aturan tentang ketersediaan lapangan kerja khusus bagi difabel.

“Yang penting dari semuanya itu adalah ketenagakerjaan. Kami berikan mereka (difabel) tempat-tempat di perusahaan-perusahaa yang memang harus dan wajib menyiapkan job untuk difabel,” terang pria yang akrab disapa Danny Pomanto itu, Senin (3/12).

Sektor penyediaan lapangan pekerjaan  bagi difabel sangat penting. Hal itu sebagaimana yang tertuang dalam visi dan misi, sekaligus upaya menyukseskan program Pemkot dalam memberikan pelayanan dan penyadaran ke masyarakat. Bahwa Makasssar merupakan kota yang layak dan ramah difabel.

Penyediaan lapangan kerja juga akan menopang, sekaligus membantu perputaran roda ekonomi. “Pada dasarnya ini menjadi fokus kita bersama-sama. Membantu menanamkan pemikiran cerdas kepada masyarakat, perusahaan dan lainnya, agar bisa menyediakan sarana kepada difabel,” terangnya.

Di sektor lain seperti pendidikan, pelayanan kesehatan dan pelayanan publik, difabel sudah mendapat haknya dengan laik. Danny mencontohkan pendidikan inklusi yang programnya di sekolah-sekolah. Baik sekolah umum maupun sekolah luar biasa (SLB).

Sarana, seperti infrastruktur pedestrian khusus difabel juga telah banyak ditemui di Makassar. “Saya kira tinggal bagaimana ini dijaga terus. Tingkatkan terus dan yang penting dari semua itu adalah ketenagakerjaan. Jadi itu fokus paling penting yang akan kami tuntaskan,” tegasnya.

Terpisah, Direktur Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (Perdik) Sulsel Abdul Rahman mengaku, sedikit banyaknya telah merasakan bagaimana gagasan dan realisasi Pemkot terkait penanganan kebutuhan bagi difabel. Hanya saja, memang masih dibutuhkan kepedulian perusahaan-perusahaan untuk mempekerjakan difabel.

”Bagi kami, difabel, ada beberapa hal yang memang sudah direalisasikan oleh pemerintah. Khusus untuk lapangan kerja, banyak di antara kami (difabel) yang punya kemampuan tapi peluang kerjanya terbatas. Saya kira pemerintah tidak boleh luput memperhatikan soal lapangan kerja,” ujar lelaki yang akrab disapa Gusdur tersebut..

Difabel low vision itu berharap, agar pemerintah sesegera mungkin merealisasikan persoalan ketersediaan lapangan pekerjaan. “Jadi, sesegera mungkin kalau bisa situasi itu dicarikan solusinya, jalan keluarnya. Perusahaan dan pemerintahan akan baik ketika difabel tidak dipandang sebelah mata dalam hal praktik khusus pekerjaan,” pungkasnya. (rul/JPC)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!