317 Remaja di Kabupaten Malang Minta Dinikahkan – FAJAR –
Daerah

317 Remaja di Kabupaten Malang Minta Dinikahkan

ILUSTRASI: Cincin kawin. (Fisca Tanjung/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, MALANG – Pengajuan pernikahan dini atau dispensasi nikah di Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), terbilang cukup tinggi. Pemohon adalah pasangan berusia remaja.

Berdasarkan data Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Malang, sudah ada 317 pasangan muda yang mengajukan percepatan nikah sepanjang Januari hingga Oktober 2018. Dari jumlah tersebut, 306 pasangan di antaranya telah diputus atau disetujui PA Kabupaten Malang.

Dalam Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, memang diatur batas minimal usia pernikahan. Untuk perempuan 16 tahun dan laki-laki 18 tahun. Mereka yang mengajukan dispensasi nikah berada di bawah ketentuan usia tersebut.

Wakil Ketua PA Kabupaten Malang Supadi menjelaskan, jumlah paling banyak yang mengajukan dispensasi nikah karena MBA alias married by accident. Selain itu juga karena doktrin yang berkembang di masyarakat.

Masih ada masyarakat yang meminta anak gadisnya segera menikah begitu dekat dengan lawan jenisnya. Sebab orang tua khawatir jika anaknya terjerumus dalam pergaulan bebas. Itu sebabnya mereka segera dinikahkan meski masih berusia belia. “Paling banyak karena sudah kecelakaan. Selain itu juga karena faktor ekonomi,” kata Supadi, Selasa (4/12).

Tingginya rekapitulasi dispensasi nikah hingga Oktober 2018 berpotensi melebihi catatan pada 2017. Tahun lalu, PA Kabupaten Malang mendapat 388 pengajuan dispensasi nikah. “Kemungkinan akan lebih tinggi dari tahun lalu. Hingga Oktober saja sudah ada 317 pengajuan,” ucap Supadi.

(tik/JPC)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!