Akan Diedarkan Saat Malam Tahun Baru, 181 Kg Ganja Kering Disita – FAJAR –
Kriminal

Akan Diedarkan Saat Malam Tahun Baru, 181 Kg Ganja Kering Disita

181 kilogram ganja yang akan diedarkan malam tahun baru berhasil diamankan (Siti Fatonah/JPC)

FAJAR.CO.ID, BANDUNG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Barat menyita 181 kilogram paket ganja kering yang siap edar di wilayah Cianjur, Jawa Barat. Diketahui, ganja itu akan dipakai saat malam pergantian tahun 2019 mendatang.

Kepala BNN Jabar Brigjen Sufyan Syarif mengatakan, ganja tersebut merupakan sindikat dari Aceh yang dibawa ke wilayah Cianjur dan siap diedarkan di Bandung. Pihaknya memantau dari Jakarta, Lampung dan dilakukan ekseskusi di Cianjur.

“Karena dari pemesan di Cianjur, akan diedarkan di Bandung dan sekitarnya pada akhir tahun 2018,” kata Sufyan di kantor BNNP Jabar, Bandung, Selasa (4/12).

Menurutnya, penangkapan terjadi pada Minggu (25/11) lalu sekitar pukul 02.00 WIB di depan Indomart Panembong Jalan Nasional Kabupaten Cianjur. Pihak BNNP Jawa Barat bersama BNNK Cianjur telah mengamankan dua pria berinisial DR dan IR.

Saat dilakukan penggeledahan mobil Mitsubishi L300 warna hitam ditemukan barang bukti berupa satu karung plastik yang terdiri dari enam paket narkotika jenis ganja. Berbentuk kubus dan dilapisi lakban cokelat dengan berat 1 kilogram per paket.

Pada saat dilakukan interogasi terhadap DR, dia mengaku telah melakukan transaksi jual beli ganja dengan tiga orang sebelumnya di sekitar terminal Rawa Bango Kabupaten Cianjur. Kemudian dilakukan pengejaran dan berhasil mengamankan IF, HI, dan DS di Cianjur.

“Total barang bukti yang diamankan sebanyak 181 kilogram dan kelima tersangka ini akan dilakukan proses penyidikan BNNP Jawa Barat,” ujarnya.

Ancaman hukuman penjara lima pelaku tersebut hingga 5 tahun, namun dapat bertambah jika jumlahnya semakin besar. Atas kejadian tersebut seluruh jajaran BNNP dan dinas terkait melakukan pengawasan terkait peredaran dan penggunaan di Jabar.

Prioritas di daerah rawan yakni Bekasi, Karawang, Depok, Bandung, Sukabumi, dan Cirebon. Selain itu, seluruh masyarakat Jabar pun diimbau untuk tidak coba-coba dengan narkotika.

“Jangan mendekati narkoba sanksinya sudah jelas antara disembuhkan atau dijebloskan penjara. Bagi para pengguna yang masih aktif silakan berobat ke BNN setempat, gratis. Yang tidak mau sembuh kita tangkap dan jebloskan ke penjara,” pungkasnya.

(ona/JPC)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!