Amnesty Internasional Minta KKB Tidak Dihukum Mati

Rabu, 5 Desember 2018 20:36

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid meminta agar tidak ada hukuman mati terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang melakukan penyerangan di Yigi, Nduga, Papua. Semuanya, harus diadili melalui jalur pengadilan.”Semua yang terlibat harus dibawa ke pengadilan lewat proses yang adil, tanpa harus berujung pada hukuman mati,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (5/12).Menurutnya, respon aparat keamanan terhadap pembunuhan puluhan pekerja yang sedang membangun jembatan di Yigi, Nduga, Papua tersebut tidak boleh mengarah pada pelanggaran hak asasi manusia lebih lanjut. Sebab, selama ini aparat keamanan dinilai memiliki banyak rekam jejak yang tidak sesuai dengan prinsip penegakan HAM dalam melakukan operasi keamanan.”Tragedi mengerikan di Nduga ini tidak boleh dijadikan alasan bagi mereka untuk kembali bertindak demikian,” tuturnya.Usman mengatakan, serangan berdarah di Nduga ini juga tidak boleh digunakan sebagai alasan untuk membungkam kebebasan dan melanggar HAM. Pihak berwenang juga harus memastikan bahwa polisi dan militer memberikan keamanan bagi semua orang, tanpa diskriminasi, setelah serangan di Papua.

Bagikan berita ini:
5
6
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar