Tjahjo Sebut Peristiwa Penembakan di Papua Menghambat Pelayanan Publik – FAJAR –
Nasional

Tjahjo Sebut Peristiwa Penembakan di Papua Menghambat Pelayanan Publik

Mendagri Tjahjo Kumolo saat berpidato di hadapan jajarannya, di Tjahjo di Media Hotel Tower, Jakarta Pusat, Rabu (5/12). (Dok. Puspen Kemendagri)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengutuk keras terhadap aksi penembakan 31 pekerja Trans Papua di Nduga, Papua Barat. Dia menilai peristiwa tersebut menghambat pelayanan ekonomi di wilayah Distrik Yall dan lainnya di Kabupaten Nduga.

“Terhadap aksi yang tidak manusiawi ini, tidak bisa dibiarkan harus ditindak dengan tegas, tanpa kompromi” kata Tjahjo di Media Hotel Tower, Jakarta Pusat, Rabu (5/12).

Tjahjo menegaskan, adanya peristiwa ini proses pembangunan di Papua harus tetap terus berjalan, masyarakat Papua untuk bersama-sama mengutuk keras kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang sengaja separatis dan mengganggu jalannya pembangunan di di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

“Jajaran Pemerintah Daerah Provinsi Papua dan masyarakat agar bersatu membangun Papua serta menolak segala propaganda KKB yang mengganggu keamanan,” ucap Tjahjo.

Akibat dari tindakan tersebut, kata Tjahjo, berujung pada terhambatnya pelayanan publik dalam rangka pemenuhan ekonomi sosial dan budaya masyarakat di Distrik Yall dan lainnya di Kabupaten Nduga.

“Karena para pekerja itu sedang mengerjakan jalan dan jembatan yang sangat penting untuk mobilisasi dan menjawab kebutuhan warga di Nduga” jelasnya.

Sebelumnya, sebanyak 31 pekerja proyek jalan Trans Papua yang sedang bekerja membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua yang diduga dibunuh kelompok kriminal bersenjata (KKB). Pembunuhan tersebut terjadi pada Minggu (2/12) malam.

(rdw/JPC)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!