IRT di Gowa Diciduk Saat Racik Kosmetik Palsu – FAJAR –
Kriminal

IRT di Gowa Diciduk Saat Racik Kosmetik Palsu

Tersangka HSR saat digerebek petugas dirumahnya di BTN Andi Tonro Permai Gowa.

FAJAR.CO.ID, GOWA — Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama HSR (26) harus berursan dengan pihak yang berwajib. Warga BTN Andi Tonro Permai, Kelurahan Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu diamankan petugas Polres Gowa saat meracik kosmetik oplosan, Rabu (5/12/218) pulul 14.15 Wita.

Dia diamankan saat sedang meracik kosmetik yang menyamai produk aslinya. Penggerebekan itupun dilakukan setelah Kepolisian telah melakukan penyelidikan.

Penggerebekan itu dilakukan di rumah HSR dimana pihak Polisi juga menemukan ratusan produk kosmetik aneka merk dikemas dalam dus dan disimpan teratur dalam lemari.

Saat digerebek HSR tidak bisa memperlihatkan izin edar dan usaha produksi kosmetiknya yang diduga sudah memiliki banyak jaringan ini. Usahanya ini sudah berjalan lama dan memiliki pelanggan dengan cara menjual antaran sesuai pesanan pelanggannya.

Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan disela merilis kasus hasil penggerebekan produk komestik ini, Kamis (6/12/2018) mengatakan tersangka HSR dijerat Pasal 197 jo Pasal 106 ayat (1), Pasal 196 jo Pasal 98 ayat (2) dan (3), Pasal 198 jo Pasal 108 UU 36 tahun 2009 tentang kesehatan serta Pasal 62 ayat (1) dan Pasal 8 huruf a dan d UU No 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda sebesar 1,5 miliar.

“Tersangka mengaku melakukan usaha ini untuk menopang ekonomi dalam keluarga,” jelas AKP Mangatas Tambunan.

Dari penggerebekan tersebut, Polisi menyita barang bukti cream gold sebanyak 236 pcs, cream putih sebanyak 128 pcs, cream B sebanyak 93 pcs dan bahan baku cream sebanyak dua ember.

Penggerebekan itu dilakukan setelah pihak Kepolisian menerima laporan informasi dan hasil penyelidikan unit Opsnal.

“Jadi pelaku memproduksi sekaligus menjual dan mengedarkan kosmetik. Sasaran penjualan di wilayah Gowa Aksi produksi dan pengedarannya sudah berlangsung sejak tahun 2015. Dan tersangka punya pelanggan tetap,” jelas Kasubag Humas Polres Gowa. (sar)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!