Kanker Paru-paru Intai Warga, Nurmansyah Ingatkan Pentingnya PHBS

Jumat, 7 Desember 2018 - 07:40 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kanker paru-paru menjadi salah satu penyakit mematikan di Indonesia. Dari 30.023 penderita penyakit ini, sekitar 26 ribu pasien meninggal pada 2018.

Anggota Komisi IX DPR, Nurmansyah Tanjung mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Seluruh elemen perlu melakukan upaya promotif maupun preventif, supaya penyakit ini bisa ditekan.

“Kurangnya informasi jadi salah satu faktor juga. Tak sedikit masyarakat yang masih awam, ini harus kita gencarkan,” ujar Nurmansyah kepada JawaPos.com (Grup Fajar), Jumat (7/12).

Nurmansyah juga memaparkan merujuk data mortalitas Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah penderita kanker paru-paru di dunia pada 2014 mencapai 21,8 persen. Tertinggi di antara kanker lainnya.

“Penyebabnya mayoritas karena rokok. 2-3 warga Indonesia adalah perokok aktif, ini tentu mengkhawatirkan,” jelas Politikus PDI Perjuangan tersebut.

“Artinya pola gaya hidup masyarakat kita belum sepenuhnya baik,” lanjut Nurmansyah.

Atas dasar itu, dia meminta seluruh pihak untuk menggelorakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). “Saya tak bosan-bosannya mengingatkan agar kita semua senantiasa mempraktikan PHBS dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (yes/JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.