Tahun Depan, Dana BOS Juga Pakai Proker

FAJAR.CO.ID, SIDRAP – Tahun anggaran 2019 mendatang, pemanfaatan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di 2019 akan berubah. Perubahan mendasar ada pada kualitas penyusunan rencana program kerja (Proker).

Di 2019, semua sekolah utamanya pada satuan Pendidikan Dasar (Dikdas) SD dan SMP, sudah harus menyusun proker, lalu menganggarkannya. Satu lagi, proker yang disusun dalam satu tahun anggaran, tak boleh asal-asalan. Semua harus berkualitas dan berujung kepentingan anak didik dan sekolah.

“Jadi mirip-miriplah dengan APBD. Di 2019, harus ada rancangan proker apa yang mau dibuat, anggarannya berapa dan sebagainya yang dituangkan dalam draft Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS),” ujar Kepala SMPN 1 Pangsid, Sidrap, Drs Muslimin MPd, Jumat (7/12/2018).

Layaknya penyusunan APBD, sekolah harus merumuskan proker mendesak dengan senantiasa memperhatikan kebutuhan mendasar sekolah masing-masing. Proker juga tak boleh menyalahi ketentuan yang sudah digariskan dalam Petunjuk Teknis (Juknis) dana BOS 2019.

Apa pentingnya RKAS Perubahan dalam pemanfaatan dana BOS di 2019 itu?

Muslimin yang juga Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sidrap itu menjelaskan adanya potensi kebutuhan anak atau sekolah yang tidak sempat tercover melalui RKAS pokok.

“Nah, pada RKAS Perubahan itulah kesempatan untuk mengakomodirnya. Salah satu contoh soal dapodik siswa yang belum tentu sama dengan data di sekolah dan yang ada di dinas pendidikan,” terang Muslimin.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Syarifah Fitriani

Comment

Loading...