Dihantam KA Sri Tanjung, Pikap Hancur, Sopir Selamat – FAJAR –
Daerah

Dihantam KA Sri Tanjung, Pikap Hancur, Sopir Selamat

Kondisi pikap yang hancur setelah dihantam KA Sritanjung (AchmadRw/Jawa Pos Radar Jombang)

FAJAR.CO.ID, JOMBANG – Sebuah pikap tanpa muatan dihantam Kerata Api Sri Tanjung jurusan Surabaya-Jogjakarta di perlintasan tanpa palang pintu Km 73+4 Dusun Balongrejo, DesaBadas, Kecamatan Sumobito, Jumat (7/12) sore. Beruntung, sang sopir berhasil selamat meski kendaraannya rusak parah.

“Kejadiannya memang cepat sekali tadi mas, kurang lebih pukul 14.30 tadi,” ucap Basri, 32, saksi mata.

Kecelakaan ini bermula dari sebuah pikap berwarna putih dengan nopol S 8867 WB yang dikemudikan Turmundi, 48, berjalan dari arah Sumobito (timur) menuju Peterongan (barat).

Sesampainya di perlintasan yang kala itu tak terjaga, Turmundi bermaksud belok kiri untuk menyeberangrel dan masuk Desa Badas. “Mobilnya dari timur baru belok ke selatan tadi,” lanjutnya.

Namun, di saat bersamaan tengah melintas Kereta Api Sri Tanjung dengan nomor lokomotif CC 2018408 yang tengah melaju kencang dari arah Surabaya.

Tak ayal, mobil pikap ini langsung tersapu kereta yang sedang lewat. “Ya langsung kena bagian kiri depan itu, dan langsung terpental ke samping jalan ini, untung saja masuk ke kangkung-kangkung itu tadi,” imbuh Basri.

Akibat kecelakaan ini, mobil yang dikemudikan Turmundi mengalami kerusakan parah.

Selain bagian moncong depan yang ringsek serta kursi jok depan dan pintu samping kiri yang terlempar keluar, bagian bak juga terlempar hingga terpisah dengan bodi utamanya. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Meski kerusakan mobil sangat parah, Turmundi berhasil selamat dengan sejumlah luka ringan di bagian kepala dan tangannya.

“Sopirnya untung saja selamat, bahkan tadi keluar sendiri, terus duduk-duduk di dekat mobilnya situ. Tapi sekarang sudah dibawa ke Puskesmas Sumobito tadi,” pungkas pria yang juga biasa menjaga pintu perlintasan setempat ini.

Sementara saat dikonfirmasi, Manager Humas PT KAI DAOP 7 Ixfan Hendriwintoko membenarkan kejadian ini. Hingga sore kemarin, pihaknya menyebut masih berusaha mengecek kemungkinan dampak kerusakan pada aset PT KAI yang dimungkinkan rusak akibat kecelakaan tersebut.

“Ya, memang ada kejadian KA Sri Tanjung yang tertemper mobil di Sumobito, kami masih mengecek kerusakan fasilitas kereta ini,” terangnya melalui rilis resmi yang dikeluarkannya.

Akibat kecelakaan itu, pihaknya menyebut sempat terjadi keterlambatan pemberangkatan dan sejumlah perjalanan kereta api lainnya. “Akibat dari kejadian KA mengalami kelambatan 13 menit,” sambungnya. (jo/riz/mar/JPR)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!