Pernikahan Dini di Sidrap Capai 86 Kasus – FAJAR –
Sulsel

Pernikahan Dini di Sidrap Capai 86 Kasus

Pemkab Sidrap menggelar deklarasi stop pernikahan anak di Pelataran Monumen Ganggawa, Pangkajene, Sidrap, Jumat (7/12).

FAJAR.CO.ID, SIDRAP — Angka Perkawinan Anak atau Pernikahan Dini di Sidrap, semakin meningkat di tahun ini. Jumlahnya pun mencapai 86 kasus.

Bercermin dari hal itu, Pemkab Sidrap melakukan gerakan bersama cegah perkawinan anak di Pelataran Monumen Ganggawa, Sidrap, Jumat kemarin (7/12).

Sekretaris Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) P2TP2A Sidrap, Islamiah Nur mengatakan sangat prihatian atas kasus pernikahan anak yang terjadi di Sidrap, meningkat 34 persen dari tahun 2017 lalu.

“Tahun 2017 ada 66 kasus, sedangkan mulai Januari hingga November 2018 ini kasusnya mencapai 86, naik 34 persen. Ini sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Angka tersebut, kata dia menjadikan Sidrap peringkat kedua tertinggi di Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan total keseluruhan di Sulsel sebanyak 333 kasus pada tahun 2017.

“Angka ini juga menjadikan Sulsel menjadi peringkat ke empat tertinggi di Indonesia,” jelasnya.

Dia menyebutkan, saat ini tim advokasi terus melakukan upaya menekan perkawinan anak dengan cara berusaha menaikkan usia yang bisa diperbolehkan melakukan perkawinan.

Karena, UUD Nomor 1 Tahun 1974 batas usia kawin bagi laki-laki 19 tahun dan perempuan 16 tahun. Angka 16 tahun bagi perempuan dianggap masih rendah dan melanggar UU Perlindungan Anak Nomor 35 tahun 2014.

“Itu di UU Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014, batas usia dewasa dicapai setelah umur 18 tahun. Inilah salah satu yang membuat kami melakukan kegiatan ini,” tandasnya.

Staf Ahli Bupati Sidrap, Nur Zaman Halede berharap, kegiatan ini tidak sebatas hanya mendengarkan tetapi harus menyampaikan kepada semua lapisan masyarakat.

Sekretaris Cabang Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Sidrap, Mardiah Has mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia mulai 1-9 Desember. (ady/bkm/fajar)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!