Kementan Bangun Program SOLID untuk Sejahterakan Petani di Maluku

Minggu, 9 Desember 2018 20:41

Jakarta – Sejak tahun 2011 Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP) melaksanakan kegiatan SOLID atauSmallholder Livelihood Development Program. Kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan sasaran petani kecil ini dibiayai dari pinjaman dan hibah International Fund for Agricultural Development (IFAD) serta dana pendamping dari pemerintah Indonesia.Kegiatan SOLID dilaksanakan BKP, namun pelaksanaannya didelegasikan kepada pemerintah daerah pelaksana, yaitu di provinsi Maluku dan Maluku Utara. Tepatnya di 11 kabupaten, yaitu Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Buru, Buru Selatan, Halmahera Utara, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Halmahera Barat, Halmahera Timur dan Kepulauan Sula.Program ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan petani miskin dengan skala usaha kecil, yang melibatkan perempuan, janda, dan penduduk asli.”Program ini berhasil dengan baik. Untuk membuktikannya tidak sulit. Kalau dulu lantai rumahnya masih tanah, sekarang sudah disemen atau berkeramik. Kalau dulu usahanya hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, sekarang sudah dijual,” kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi, saat meninjau program SOLID di desa Togoliua, dan desa Ngidiho, Kabupaten Halmahera Utara, Ternate, pada Jumat (7/12/2018).Agung menambahkan bahwa sebelum ada program SOLID banyak lahan kosong dibiarkan dan tidak dimanfaatkan dengan baik, saat ini para petani kecil mulai memanfaatkanya dengan menanam dilahan tersebut.“Kalau dulu produksinya rendah sekarang bisa lebih tinggi. Ini juga menunjukan program ini berhasil,” kata Agung.

Komentar