Kuliner Jadi Salah Satu Pemikat Wisatawan Dikupas di Tans Studio Makassar

Minggu, 9 Desember 2018 19:38

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pengembangan pariwisata Indonesia tidak hanya sekadar menjual destinasi.  Tapi kuliner bisa menjadi daya tarik untuk wisatawan mengunjungi satu destinasi. Tidak sedikit cita rasa kuliner khas tradisional Indonesia menjadi alasan wisatawan untuk bepergian.Hal itu diulas para praktisi pariwisata Makasar dan Sumatera Utara di acara Talkshow Sales Mission Ayo ke Toba yang digelar di Trans Studio Makassar, 7-9 Desember.“Di Indonesia sangat banyak makanan tradisional, yang membuat satu khas daerah tertentu dan menjadi asalan wisatawan untuk berkunjung,” ujar  Pengurus Pusat Indoensia Chef Association (ICA) khusus kuliner tradisional, Chef Luky Suherman, Minggu (9/12).Lebih lanjut Luky mengatakan tantangan yang muncul ketika daya tariknya ada Pada ke khasan bumbu dalam satu masakan membuat keunikan tersendiri.“Semisal harus memasak makanan khas Toba di Makassar, harus menggunakan bumbu asli dari nenek moyang dengan resep para sesepuh. Sejauh ini kami melihat itu sebagai tantangan tapi karena ICA ada  di seluruh Indonesia sehingga untuk kuliner tidak pernah ada kendala, sehingga meski khas daerah tertentu bisa  dinikmati semua orang,” urai Luky, seraya mengatakan letaknya pada metode memasak yang lebih membuat ke khasan satu kuliner tradisional tersebut untuk tetap terasa originalnya.Senada dengan Luky, Sekretaris Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut, Dewi Juita mengatakan apalagi kalau bumbu bisa dibuat dalam bentuk kering maka lintas kuliner antar daerah sudah lazim terjadi. Hanya saja, untuk menikmati originalitàs tak jarang wisatawan lebih merasa abdol jika mencicipi kuliner Khas satu daerah tergenti ya ke daerah tersebut.

Bagikan berita ini:
7
7
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar