Sinergisitas BPODT dan Diaspora Membuat Wisata Danau Toba Go Internasional

Minggu, 9 Desember 2018 22:22

MEDAN – Berbagai cara dilakukan Kementerian Pariwisata dalam mengembangkan Kawasan destinasi prioritas Danau Toba. Salah satunya dengan menggelar Sarasehan Sinergisitas Diaspora Batak di Hotel Inna Parapat, Simalungun, Sumatera Utara, 7-9 Des 2018.Acara yang diadakan Badan Pengelola Otoritas Danau Toba (BPODT) bekerjasama dengan Kemenpar ini untuk mendukung Pengembangan Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Internasional. Ada 76 diaspora Batak dari seluruh Indinesia dan manca negara yang siap membawa Danau Toba go internasional.Dir Kerjasama Eksternal ASEAN Kemenlu Benny Y.P Siahaan menyampaikan mereka orang Batak yang merantau ke luar negeri dan sukses atau biasa disebut diaspora harus mau mengenalkan wisata Danau Toba di tempat mereka di luar negeri. “Diaspora menjadi komunitas yang efektif untuk mengembangkan wisata Danau Toba ke luar negeri. Mereka berada di 5 benua yang jadi potensi pasar Danau Toba, seperti ada yang dari Italia, Prancis, Jerman dan banyak lagi,” kata Benny, Sabtu (8/12).Sementara Direktur Pemasaran Pariwisata BPODT Basar Simanjuntak menyampaikan pihaknya membangun Danau Toba tetap ada konsep penthahelix ABCGM (Akademisi, Bisnis, Comunity, Goverment dan Media).”Hari ini kita melihat suatu energi, suatu potensi dari diaspora Batak dan sejarah mencatat sudah banyak orang Batak sukses di perantauan. Ketika presiden Jokowi memutuskan ini menjadi destinasi kelas dunia, nah kita ingin memanfaatkan semua energi dan potensi, termasuk semua jaringan. Ada gereja, ada marga, ada alumni, dan diaspora ini,” ujar Basar.

Komentar