Pemkab Pasangkayu Sabet Penghargaan Maturitas SPIP Level 3

Rabu, 12 Desember 2018 - 07:40 WIB

FAJAR.CO.ID, MAMUJU — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasangkayu, Provinsi Sulbar berhasil meraih penghargaan Maturitas SPIP (Sistem Pengendalian Internal Pemerintah) level 3. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Republik Indonesia.

Kepala Inspektorat Pasangkayu, Rahmat K Turusi, di Pasangkayu, akhir pekan lalu, pemberian penghargaan ini menjadi kebanggaan. Sebab, dari beberapa kabupaten di Sulbar yang memperoleh penghargaan yang sama, Kabupaten Pasangkayu memeroleh penghargaan tertinggi. Penghargaan ini diberikan terkait penilaian BPKP terhadap tingkat kematangan penyelenggaraan SPIP di Pasangkayu.

Penghargaan tersebut diserahkan Kepala Deputi BPKP Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Polhukam, Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Ernadhi Sudarmanto di kantor perwakilan BPKP Sulbar, akhir pekan lalu.

Rahmat mengatakan, meski Pasangkayu adalah kabupaten termuda, namun mampu memeroleh level tertinggi dari kabupaten lain di Sulbar.

”Yang lain ada yang dapat level dua dan satu. Penghargaan ini bukti komitmen bupati terhadap upaya penguatan SPIP dan penyelenggaraan pemerintahan di Pasangkayu,” kata Rahmat.

Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa, mengaku sangat mengapresiasi penghargaan dari BPKP tersebut. Penghargaan ini akan menjadi penyemangat untuk menciptakan SPIP Pemkab Pasangkayu yang lebih andal ke depan.

Raihan penghargaan pada level 3 itu, kata Agus, sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Yakni semua Kementerian/Lembaga/Daerah (K/L/D) sudah mesti mencapai level 3 paling lambat tahun 2019, sebagaimana telah ditetapkan dalam RPJMN 2015-2019.

Sebagai wujud komitmen penyelenggaraan SPIP di Pemkab Pasangkayu, pihaknya telah menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 18 tahun 2017 tentang SPIP yang kemudian ditindaklanjuti dengan Keputusan Bupati Nomor 336 tahun 2017 tentang Pembentukan Satgas SPIP.

Dalam mengawal pencapaian standar SPIP yang lebih baik, aku Agus, pihaknya telah bekerjasama dengan perwakilan BPKP Sulbar. Di antaranya dengan bekerjasama pemanfaatan aplikasi SIMDA aset dan SIMDA keuangan serta akan menerapkan SIMDA perencanaan pada tahun ini. (int/bkm/fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.