Wahai Pejabat, Presiden Minta Kurangi Perjalanan Dinas

Rabu, 12 Desember 2018 15:43
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Efektivitas penggunaan anggaran masih menjadi permasalahan yang dihadapi kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah. Dalam penyerahan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) K/L serta dana transfer daerah dan dana desa 2019, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta fokus dalam penggunaan anggaran.Jokowi menyatakan, anggaran yang digunakan harus memberikan manfaat yang nyata kepada masyarakat. Karena itu, dia meminta kebiasaan lama yang mengalokasikan anggaran untuk kegiatan rutin dihentikan. Misalnya, terlalu banyak rapat dan kunjungan dinas ke luar kota yang tidak signifikan.”Jangan sampai APBN kita menguap begitu saja tanpa hasil,” ujarnya saat memberikan DIPA di Istana Negara, Jakarta, kemarin (11/12).Pada 2019, lanjut Jokowi, belanja APBN dan APBD juga harus selaras dengan strategi nasional. Yang mana, ada empat sasaran yang menjadi target. Yakni, pembangunan sumber daya manusia (SDM), peningkatan daya saing, penguatan ekspor dan investasi, serta penguatan value of money.Agar berjalan efektif, presiden juga meminta perencanaan dilakukan secara matang. Harapannya, semua program bisa berjalan awal Januari dan tidak menumpuk pada akhir tahun. ”Artinya, lelang harus dipersiapkam lebih awal. Sehingga saya sampaikan lagi manfaatkan e-program, e-katalog di LKPP,” imbuhnya.Terakhir, mantan wali kota Solo itu mewanti-wanti agar tidak ada penyalahgunaan dalam pelaksanaannya. Dengan begitu, tidak ada hak masyarakat yang terkurangi. “Jangan ada yang bermain lagi dengan korupsi, jangan ada penyalahgunaan anggaran, jangan ada pemborosan, jangan ada mark-up,” terangnya.

Bagikan berita ini:
2
3
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar