Masih 60 Persen, Proyek Bernilai Rp4 Miliar Terancam Molor

Jumat, 14 Desember 2018 - 10:04 WIB

FAJAR.CO.ID, BARRU — Menjelang pergantian tahun, ada saja proyek yang terancam tidak selesai tepat waktu, contohnya proyek pembangunan gedung SMPN 2 Mallusetasi di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Padahal dalam proyek bernilai Rp 4 milyar ini tengah dibangun fasilitas sekolah yang terdiri dari ruang kelas, laboratorium, perpustakaan hingga ruang perkantoran yang diinisiasi dibangun setelah sebagian dari gedung sekolah masuk dalam proyek pembangunan rel kereta api.

PPK Disdik Barru, Zaenal Abidin Kamis (13/12) tak menampik adanya kemungkinan keterlambatan perampungan dari pembangunan sarana gedung SMPN 2

“Progres pengerjaan proyek bangunan baru 60 persen. Sementara periode Desember 2018 sebagai batas akhir dari perampungan sudah hampir dipenghujung. Setelah dilakukan pengawasan dan pengecekan, diperkirakan 99 persen dari pembangunan ini tidak bisa selesai tepat waktu. Jadi rekanan proyek ini terancam denda Rp 4 juta perhari, “pungkas Zaenal.

Hanya saja Zaenal enggan membeberkan identitas rekanan yang mengjerjakan proyek tersebut. Zaenal mengaku akan berkonsultasi dengan pihak TP4D Kejari Barru.

“Nama perusahaan saya tidak hafal. Apalagi saya sudah diluar kantor. Tunggu bagaimana perkembangan terakhir. Apakah memungkinkan diberikan waktu perpanjangan masa kontrak atau bagaimana, hal tersebut belum bisa dipastikan ,”jelasnya..

Kadis Pendidikan Kabupaten Barru, Dr Abustan AB yang dikonfirmasi sehari sebelumnya di ruang kerjanya menyatakan pihaknya sudah mengingatkan semua rekanan yang bekerja proyek dilingkup Disdik harus merampungkan pekerjaannya tepat waktu. (udi/bkm/fajar)

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.