Pupuk Indonesia Siap Jalankan Penugasan dari Pemerintah

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Kepala Corporate Communication Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana mengatakan, PT Pupuk Indonesia (Persero) siap menjalankan penugasan Pemerintah, terkait dengan pengadaan dan distribusi pupuk bersubsidi.

Dikatakan Wijaya Laksana, sebagai BUMN, pihaknya yang mendapat amanah dari Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian untuk mengamankan pasokan pupuk dalam negeri, khususnya sektor tanaman pangan.

“Sebagaimana diatur dalam Permentan No. 47 tahun 2018, kami siap menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai jumlah yang sudah ditentukan oleh Pemerintah di tahun 2019, yaitu sekitar 8,87 juta ton”, kata Wijaya kepada redaksi Fajar.co.id seraya menjawab statemen dari Anggota Komisi IV DPR-RI terkait permintaan audit PT. Pupuk Indonesia soal data produksi padi.

Lanjut Wijaya, Pupuk Indonesia telah menyiapkan jaringan distribusi dan gudang di seluruh wilayah Indonesia, guna menjamin stok selalu tersedia, terutama pada masa musim tanam. Bahkan, Pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga harga pupuk bersubsidi sama di seluruh daerah.

“Perlu diperhatikan bahwa pupuk bersubsidi yang kami salurkan jumlahnya memang sudah ditentukan oleh Permentan tersebut, begitu pula dengan alokasi per daerah dan per jenis pupuk. Kami tidak bisa keluar dari alokasi yang sudah ditentukan”, tambah Wijaya. Aturan tersebut juga menjadi salah satu pendorong bagi Pupuk Indonesia untuk menyalurkan pupuk hingga ke daerah terpencil sekalipun," jelasnya.

Lebih lanjut Wijaya, mengungkapkan bahwa penyalur pupuk bersubsidi, Pupuk Indonesia juga setiap tahun telah melalui proses audit yang berlapis, untuk menjamin proses produksi dan penyaluran ini tidak menyalahi aturan yang ada.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : RBA


Comment

Loading...