Anak Buah Grace Minta PPP Tak Ikut Campur soal Larangan Poligami

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli meminta Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak mengurusi kebijakan partai soal larangan poligami bagi caleg dan kader partai besutan Grace Natalie itu.

“Setiap partai punya platform, DNA, ideologi, program. PSI tidak akan mencampuri program PPP. Silakan saja. Begitu juga kami minta PPP untuk menghormati PSI,” katanya di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (15/12).

Menurutnya, aturan larangan poligami sejauh ini diberlakulan PSI untuk kader, pengurus, hingga caleg. Dia pun menyebut PSI memiliki hak penuh menjalankan kebijakan untuk internal partai.

“Aturan larangan poligami itu internal untuk pengurus PSI. PPP enggak boleh ngomong dong. PSI punya hak untuk memberikan aturan kepada pengurus dan kadernya,” lanjut dia.

Dia juga menegaskan sikap atau pemikiran politik PSI tak bisa selalu dikaitkan dengan partai koalisi Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Dia menyampaikan, sikap PSI bukan berarti merupakan sikap Jokowi, atau koalisi.

“Itu merupakan pernyataan yang mengada-ngada. Bahwa soal sikap PSI adalah sikap partai. Bukan sikap koalisi Jokowi. Jadi, dia tidak bisa dihubungkan sikap PSI dan koalisi,” paparnya.

Kendati demikian, tokoh muda Nadhlatul Ulama itu enggan berdebat soal larangan poligami dalam ranah agama. Pasalnya, kebijakan larangan poligami diambil PSI semata merujuk fakta sosial dan suara perempuan.

“Soal poligami PSI tidak mau masuk dalam perdebatan soal agama. Tapi soal sosial, fakta sosial, keluarga, yang nanti akan dilihat secara seksama bahwa ini bukan soal agama, ini soal sosial, suara perempuan,” pungkas Romli.

(ipp/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...