Segini Jumlah Pemilih Muda yang Diperebutkan di Sulsel

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Pemilih muda menjadi daya tarik suara. Jumlahnya cukup besar sebab capai 1.375.987 jiwa dari 6.159.375 jiwa. Pemilih muda itu usia 17-25 tahun. Sedangkan, pemilih usia 25-30 capai 819.634 jiwa. KPU Sulsel juga melakukan pengelompokan status perkawinan pemilih (lihat grafis).

Komisioner KPU Makassar, Rahma Saiyed mengatakan usai penetapan DPT, selanjutnya pihaknya bakal melakukan pendataan untuk daftar pemilih tetap tambahan (DTPb). Pemilih tambahan ini, kata Rahma diatur dalam PKPU No.11/2018 tentang penyusunan daftar pemilih.

“DPT dapat dilengkapi dalam DPTb. Misalnya pemilih tidak dapat menggunakan hak pilihnya di suatu TPS dalam keadaan tertentu, seperti sedang menjalankan tugas pemerintahan pada hari pemungutan suara, menjalani rawat inap di rumah sakit, penyandang disabilitas di panti sosial, rehabilitasi narkoba, rutan dan lapas, tertimpa bencana dan lainnya akan dimasukkan dalam Dptb,” katanya.

Setelah DPTb, KPU juga bakal melakukan pendataan daftar pemilih khusus (DPK). DPK adalah pemilih yang tidak terdaftar sebagai Pemilih dalam DPT dan DPTb, tapi memenuhi syarat sebagai Pemilih. Pada saat pemungutan suara, pemilih yang masuk kategori DPK dapat menggunakan hak pilihnya dengan menunjukkan KTP-el.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad mengatakan KPU telah diberi rekomendasi agar menjamin dan melindungi hak pilih bagi pemilih di lembaga pemasyarakatan (lapas) atau rumah tahanan (rutan), rumah sakit dan panti.

“KPU direkomendasikan segera menyusun Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) sebagai bentuk jaminan hak pilih bagi pemilih yang tinggal di tiga tempat itu,” katanya. (rul/ham)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...