Mengaku Polisi Berpangkat Jendral, Dua Pasobis Diciduk Polisi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, PAREPARE — Tim Crime Hunter Resmob Polres Parepare berhasil mengamankan dua pelaku tindak pidana penipuan online (sobis) di Jalan Menara, Kelurahan Wattang Soreang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Sabtu, (22/12/2018).

Keduanya masing-masing Andi Rio Paturusi (29) warga Jalan Pongsimpin, Kelurahan Mungkajang, Kota Palopo dan rekannya Kemal (51) warga Jalan Baso, Dg Ngerang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare.

Kapolres Parepare, AKBP Pria Budi melalui Kanit Resmob Polres Parepare Aiptu Faesal S.Hi yang memimpin penangkapan menjelaskan, penangkapan pelaku berdasarkan laporan polisi LP/167/XII/2018/JATIM/SPK POLRES BLITAR KOTA.

Dimana, katanya,  pada Kamis (20/12/2018) sekitar pukul 19:17 Wita di salah satu masjid di Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Muhammad Syamsurizal Sidik melaporkan kasus penipuan.

Korban mengaku,  sebelumnya  ia mendapat pesan via Wasttap pada pukul 18:08 Wib dari seorang yang mengaku Jendral Polisi berinisial B yang ingin meminjam sejumlah uang Rp 3 juta.

“Ia meminjam uang tersebut dengan alasan bahwa ada keluarganya di Mamuju masuk rumah sakit.  Pelaku menjanjikan uang tersebut akan dikembalikan atau diganti keesokkan harinya namun ternyata tidak ditepati. Ia mentransfer uang atas nama Kemal, ” katanya.

Setelah Tim Crime Hunter Parepare berkoordinasi dengan anggota Satreskrim Polres Blitar, maka ia bersama tim langsung melakukan tindak lanjut dan penyelidikan.

“Setelah dilakukan penyelidikan akhirnya kami berhasil mengamankan pelaku di Jalan Menara, kota parepare saat hendak keluar dari rumahnya. Sementara satu temannya lagi masih dalam pengejaran tim karena menurut pelaku yang di amankan, A sedang berada di kota Palopo, ” katanya.

Dari tangan pelaku petugas berhasil menyita uang tunai pecahan seratus ribu rupiah dengan jumlah Rp 3 juta serta beberapa ATM dan satu unit handphone.

“Saat ini pelaku kami sudah amankan di Polres Parepare dan selanjutnya akan diserahkan di Polres Blitar guna menjalani proses hukum lebih lanjut, ” tutupnya. (samir)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...