Cuaca Ekstrem, Pendakian Gunung Semeru Ditutup

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, – Pendakian ke Gunung Semeru, Jawa Timur (Jatim), bakal ditutup pada 3 Januari 2019. Alasannya cuaca sedang buruk dan ekstrem. Pengumuman penutupan disampaikan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) melalui surat nomor.PG.03/T.8/BIDTEK/BIDTEK.1/KSA/12/2018. Pengumuman ditandatangani langsung Kepala BB TNBTS John Kenedie, Rabu (26/12).

Kepada JawaPos.com (Grup Fajar), John menyampaikan bahwa penutupan pendakian merupakan bentuk antisipasi pohon tumbang dan longsor. “Sebelum kejadian terjadi dan menimbulkan korban, maka kami menutup jalur pendakian,” kata John, Kamis (27/12).

Selain itu, penutupan jalur pendakian juga karena adanya revitalisasi ekosistem di sepanjang jalur pendakian. Dengan penutupan jalur pendakian, flora dan fauna akan kembali pulih. Pemulihan ekosistem alamiah diharapkan maksimal dengan adanya curah hujan yang cukup tinggi.

“Penutupan ini dimaksudkan juga untuk revitalisasi ekosistem di sepanjang jalur pendakian. Dalam upaya menjaga dan memelihara keanekaragaman jenis tumbuhan dan ekosistemnya,” jelas John.

Menurut prakiraan cuaca, intensitas curah hujan tinggi disertai angin kencang terjadi pada 2 Januari sampai April. Untuk itu, langkah antisipasi dilakukan BB TNBTS.

Penutupan pendakian Gunung Semeru merupakan hal biasa yang dilakukan TNBTS. Hal itu biasanya dilakukan setelah lebih kurang delapan atau sembilan bulan adanya aktivitas pengunjung di dalam kawasan.

Soal kapan pendakian Gunung Semeru kembali dibuka, John tidak bisa memastikan. “Pembukaan kembali jalur sampai pemberitahuan selanjutnya,” tandasnya. (tik/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...