Sinkhole Surabaya, Polisi Bidik Tersangka

Kamis, 27 Desember 2018 - 13:08 WIB

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Pemeriksaan sinkhole di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, terus berlanjut. Polisi telah menaikkan status kasus tersebut dari penyelidikan menjadi penyidikan. Beberapa pihak pun berpotensi menjadi tersangka.

Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol Luki Hermawan tidak menyatakan telah ada status tersangka yang disematkan kepada beberapa pihak tersebut. Namun sudah ada indikasi dari mereka yang mengarah pada status tersangka.

“Ini sudah mulai mengarah ke sana (tindak pidana), dan kami sudah menemukan pasal-pasal yang akan diterapkan. Antara lain pasal 192 KUHP dan UU tentang Jalan,” kata Luki di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Kamis (27/12).

Menurut Luki, ada beberapa pertimbangan yang mendasari temuan tersebut. Antara lain hasil mengumpulkan bukti-bukti di lokasi, penuturan para saksi ahli, dan sejumlah dokumen pelaksanaan proyek.

Namun hal itu belum final. Polisi akan kembali mengembangkan kasusnya jika masih ada laporan dari warga sekitar yang terdampak amblesnya Jalan Raya Gubeng.

“Mudah-mudahan dengan adanya pengaduan dari masyarakat yang terdampak longsor, kami dapat lebih mengembangkan penyidikan terhadap pihak pelaksana proyek. Tapi kami tetap utamakan azas praduga tak bersalah,” ucap Luki.

Seperti diketahui, ada banyak undang-undang (UU) yang mengatur sanksi jika ada kegagalan pada pelaksanaan proyek bangunan. Salah satunya Pasal 37 Undang-undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung. (HDR/JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.