Kuningan Buka 2019 dengan Kekuatan Manaqib

Selasa, 1 Januari 2019 - 19:16 WIB

KUNINGAN – Kabupaten Kuningan mengawali Tahun 2019 dengan wisata religi. Acaranya, Bedah Berkah Asysyakur Manaqib Pendopo Kuningan Semakin Indah. Program ini jadi jawaban terhadap tingginya animo masyarakat pada wisata religi di Kuningan, Jawa Barat.

Bedah Berkah Asysyakur Manaqib Pendopo Kuningan Semakin Indah digelar Jumat (4/1), pukul 17.00-22.00 WIB. Lokasinya di Pendopo dan Rumah Dinas Bupati Kuningan, Jawa Barat. Kegiatan ini akan dihadiri Guru Mursyid TQN Suryalaya ke-38 Syekh Muhamad Abdul Gaos Saefulloh Maslul Al Qodiri QS (Abah Aos).

“Kuningan sangat religius. Mereka mengawali tahun baru dengan event yang bernuansa religi. Apa yang mereka lakukan sangat menginspirasi. Lebih spesial lagi, Manaqib menghadirkan Abah Aos. Figur luar biasa yang sangat bijaksana,” ungkap Sekretaris Kemenpar Ukus Kuswara, Selasa (1/1).

Selain Abah Aos, program Manaqib juga melibatkan Bupati Kuningan Acep Purnama. Sosok religius ini juga memiliki komitmen kuat untuk mengembangkan pariwisata Kuningan. Wisata religi ini adalah salah satu potensi unggulan yang dimiliki Kuningan. Apresiasi juga diberikan kepada Ustadz Jehendi selaku Ketua Penyelenggara hingga event ini bergulir reguler.

“Wisata religi sangat menjanjikan bagi Kuningan. Wilayah ini beruntung memiliki tokoh-tokoh penting dengan dedikasi besar terhadap wisata religi. Dengan potensi besar tersebut, kami optimistis program Manaqib ini akan dihadiri banyak pengunjung,” terang Ukus lagi.

Wisata religi memang menjadi fenomena di Kuningan. Konsep ini ideal untuk pengembangan dakwah dan syiar agama di era modern. Selain menyajikan hiburan berkualitas, pengunjung juga mendapatkan banyak pencerahan. Konsep Manaqib sejatinya adalah majmaul-khoir atau berkumpulnya kebaikan. Ada banyak aktivitas yang dikembangkan khususnya silaturahmi dan beragam amalan.

“Posisi wisata religi sangat vital di Kuningan. Setiap wisata religi yang digelar di Kuningan mampu menarik perhatian publik. Bila potensi ini dikelola secara baik akan mendatangkan banyak value secara ekonomi. Ujungnya terjadi keseimbangan hidup dalam masyarakat,” tegas Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani Mustafa.

Bedah Berkah Asysyakur Manaqib Pendopo Kuningan Semakin Indah merupakan program reguler. Manaqib digelar setiap 3 bulan sekali. Edisi pertama Manaqib sudah digulirkan Oktober 2018. Programnya diawali TQN PP Suryalaya Sirnarasa Madrosah Asysyakur Kuningan Jawa Barat yang mengadakan Manaqib Tuan Syaikh Abdul Qadir Al Jailani QS.

“Program Manaqib sangat bagus, khususnya peningkatan keimanan. Daya tarik ini bisa menjadikan Kuningan sebagai destinasi unggulan wisata religi. Program ini juga potensial untuk mengenakan berbagai kekayaan alam dan budaya di Kuningan,” tutur Kiki, sapaan Rizki Handayani.

Meski hanya digelar sehari, agenda terbaik sudah disiapkan penyelenggara. Usai dibuka pukul 17.00 WIB, pengunjung diajak menikmati Amaliyah Maghrib dan Isya. Berikutnya ada lantunan Dzikir dan Khotaman. Aktivitas religi dinaikan dengan Amaliyah Sholat Sunah dilanjutkan Manaqib. Selaku tuan rumah, Bupati Kuningan pun akan memberikan wejangannya.

Manaqib memberikan Khidmat Ilmiah. Ada tiga tokoh yang didaulat, yaitu KH Yayat Hidayat, MH Andri Asysyakur, dan Pangersa Abah Aos QS.

“Kegiatan Manaqib menjadi media terbaik untuk mengenalkan berbagai potensi pariwisata Kuningan. Sebab, Kuningan ideal untuk mengembangkan wisata religi,” kata Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional II Adella Raung.

Agenda Manaqib di Kuningan selalu menarik perhatian pengunjung luar daerah. Mereka datang dari Bandung, Ciamis, Banjar, Cirebon, Majalengka, hingga Indramayu.

Kepala Bidang Pemasaran Area I (Jawa) Wawan Gunawan menuturkan, minat masyarakat Indonesia terhadap wisata religi sangat tinggi.

“Masyarakat butuh penyegaran rohani. Melalui wisata religi, semua akan diperoleh. Semoga dengan sikap aktif masyarakat pada agenda religi seperti ini, tercipta tatanan sosio yang religius. Sebab, kegiatan Manaqib memberikan ketenangan dan kedamaian,” jelas Wawan.

Apresiasi pun diberikan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.

“Membuka tahun 2019 dengan event religi sangat bagus bagi Kuningan. Semoga ada banyak berkah yang dilimpahkan di sana, lalu semua program mendatangkan banyak manfaat bagi umat,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *