Catat! Ini Jadwal Reguler Atraksi Semarang Bridge Fountain

Kamis, 3 Januari 2019 - 11:11 WIB

FAJAR.CO.ID, SEMARANG – Peluncuran atraksi air mancur termegah pertama di Indonesia, Semarang Bridge Fountain, berhasil mencuri perhatian, Senin (31/12).

Tak hanya berhasil menarik perhatian masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya, Semarang Bridge Fountain melalui atraksi air mancurnya di sepanjang jembatan Sungai Banjir Kanal Barat (BKB) itu pun sukses menjadi magnet wisatawan yang datang untuk melewati malam tahun baru di Kota Semarang.

Hal ini setidaknya terlihat dalam data beberapa travel agent online yang menunjukkan habisnya kamar terjual pada hampir semua hotel di kota berjuluk lumpia itu. Meski dengan kondisi hujan saat peluncuran, ribuan orang terlihat memadati area atraksi air mancur yang serupa dengan jembatan Seoul, Korea Selatan itu.

Usai meluncur perdana, Pemerintah Kota Semarang pun merilis jadwal reguler atraksi Semarang Bridge Fountain yang akan secara rutin dipertontonkan, yakni dua hari setiap minggunya pada Jumat serta Sabtu di jam 19.30 dan 21.00 WIB. Setiap pertunjukkannya, Semarang Bridge Fountain akan dinyalakan dengan durasi 30 menit.

Adapun kebijakan penetapan jadwal tersebut didasari atas pertimbangan ketertiban dan kelancaran lalu lintas, seperti yang tertulis dalam rilis Dinas PU Kota Semarang melalui akun instagram resminya. Informasi yang diberikan tersebut sekaligus mengubah jadwal yang direncanakan pengoperasian setiap hari sebelumnya.

Saat ditemui di sela-sela kegiatan peletakan batu pertama kampus baru Universitas Katolik Soegijapranata (Unika) di kawasan Bukit Semarang Baru, Walikota Semarang Hendrar Prihadi menegaskan, meski menjadi magnet wisatawan, namun Semarang Bridge Fountain bukanlah satu-satunya objek wisata di Kota Semarang yang ia dorong untuk dikunjungi.

Hendi, sapaan akrab Walikota Semarang, bahkan menyebutkan jika pada libur tahun baru, sejumlah objek wisata juga mengalami kenaikan pengunjung yang cukup signifikan pada sejumlah obyek wisata milik Pemerintah Kota Semarang. Seperti Semarang Zoo dan Hutan Wisata Tinjomoyo.

“Dalam data yang dilaporkan oleh direktur Taman Satwa (Taman Margasatwa Mangkang atau Semarang Zoo), ada kenaikan pengujung hingga enam kali lipat pada periode 23 Desember 2018 sampai 1 Januari 2019. Lalu Hutan Wisata Tinjomoyo juga begitu, ada kenaikan sekitar empat kali lipat dibanding tahun sebelumnya,” jelas Walikota Semarang yang merupakan Politisi PDI Perjuanga tersebut.

Secara detail Direktur Taman Satwa (Taman Margasatwa Mangkang atau Semarang Zoo), Samsul Bahri Siregar, menjelaskan, jika pada masa liburan akhir tahun tercatat ada 66.913 wisatawan yang mengunjungi Semarang Zoo. Dari puluhan ribu wisatawan tersebut, Samsul menyebut jika Semarang Zoo mampu mendapatkan pemasukan hampir Rp1,2 miliar.

“Tertinggi pada tanggal 1 Januari 2019 kemarin, yang tahun kemarin hanya ada sekitar 4 ribu pengunjung dalam satu hari, melonjak hingga lebih dari 25 ribu pengunjung,” jelasnya.

Selain itu, Samsul yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Industri Pariwsata Disbudpar Kota Semarang tersebut juga mencatat bahwa sepanjang tahun 2018, semua objek wisata yang ada dalam pengelolaan Pemerintah Kota Semarang mengalami lonjakan pengunjung yang signifikan.

“Seperti yang dikatakan Pak Wali, Hutan Wisata Tinjomoyo contohnya pada tahun 2017 dalam satu tahun hanya dikunjungi 9.409 wisatawan, sedangkan di tahun 2018 mencapai 38.386 kunjungan wisata,” kata Samsul. (sen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *