Adik Otak Pembakaran Satu Keluarga di Tinumbu Dibekuk Polisi, Dua Temannya Ikut Diciduk

Minggu, Maret 24, 2019 - 12:18 pm WIB
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Imran (26) terpaksa harus mendekam di balik jeruji besi. adik dari otak pembakaran satu keluarga di Tinumbu, Akbar Dg Ampuh diciduk Kepolsian Sektor (Polsek) Rappocini.
Ampuh diketahui menjadi otak pembakaran rumah di Jalan Tinumbu, 2018 silam. Kasus pembakaran yang ia rencanakan itu, menewaskan enam orang korban. Yakni, Fahri alias Desta, Sanusi (70), Bondeng (65), Musdalifa (40), Ijas (5) dan Namira (21). Semuanya satu keluarga.
Meski begitu, Ampuh tewas setelah mendekam di Lapas Kelas I Makassar. Ia diduga bunuh diri.
Pihak kepolisian menangkap Imran bersama dua rekannya, Irwandi (24) dan Fajrin (28). Mereka terlibat dalam aksi pencurian barang di rumah kost Jalan Emmy Saelan, Kecamatan Rappocini. Para pelaku berpura-pura mencari kamar kosong dan kemudian mengancam korban dengan senjata tajam berupa pisau.
“Salah satu pelaku yaitu Imran merupakan adik kandung Akbar Dg Ampuh (Alm) yang merupakan narapidana Lapas Kelas I Makassar dan terlibat dalam kasus pembakaran rumah di wilayah hukum Polsek Tallo,” paparnya
Kapolsek Rappocini, Edhy Supriyadi menerangkan, timsus Polsek dan Polda membekuk Imran di salah satu kamar kostnya Jalan Diponegoro. Ia sempat kabur karena mengetahui kedatangan anggota kepolisian dengan melompat dari jendela kamar.
“Pada saat di atas rumah warga, anggota timsus memberikan tembakan peringatan namun tak diindahkan. Sehingga anggota melumpuhkan pelaku di bagian kakinya,” jelasnya lagi, Jumat, 4 Januari 2019.
Dari pengakuan Imran, polisi kemudian menelusuri keberadaan dua rekannya yang lain. Mereka berhasil ditangkap dan diamankan ke Mapolsek. Sementara satu orang lainnya, Ad, masih buron.(mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *