NA Tawarkan Tiga Proyek ke China

Jumat, 4 Januari 2019 - 13:26 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menawarkan tiga proyek kerjasama kepada Duta Besar China untuk Indonesia, Xiao Qian, salah satunya proyek jalan tol. Hal itu dikemukakannya dalam perjamuan Dubes China untuk Indonesia, di Rumah Jabatan Gubernur, Kamis (3/1) kemarin .

Kata Nurdin, China adalah salah satu investor terbesar di Sulawesi. Ada beberapa proyek yang diusulkan khususnya infrastruktur seperti tol, kereta api, dan pengembangan pulau untuk sektor pariwisata.

“Makanya kita minta agar China kembali buka konsulat di Makassar. Ada beberapa proyek yang kita usulkan, termasuk infrastruktur,” ujar Nurdin.

Proyek tersebut tak akan mampu dibiayai oleh APBN. Makanya, Pemprov menawarkan kerja sama dengan China.
Sulsel memberi jaminan melalui proses perizinan yang lebih mudah dan pembebasan lahan. Kata Nurdin, investor tak perlu khawatir soal hal tersebut.

Ia tak ingin, kerjasama dengan negara lain seperti selama ini hanya sekadar penandatanganan MoU. Perlu tindak lanjut secepatnya. Makanya, dalam waktu dekat, Nurdin ingin berangkat ke China untuk bertemu sejumlah investor.

“Mereka katakan berminat. Sisa waktunya untuk menyiapkan investornya. Jalan tol ini penting, kereta api penting. Kita tidak harap APBN, tapi mix dengan investasi. Tenaga kerja lokal pun dimanfaatkan,” ujarnya.

Selain itu, Nurdin juga menawarkan ke China untuk mengelola pariwisata di Sulsel. Ia menilai, puluhan pulau-pulau di Sulsel yang tak terurus bisa ditawarkan ke swasta.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM PTSP), M Yamin mengatakan peluang kerjasama dengan China terbuka lebar. Agar bisa terealisasi, Sulsel harus bergerak cepat mengambil setiap peluang yang ada.

Terpisah, Wali kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto juga menerima kunjungan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk RI Xio Qian di Kediaman Pribadinya, Kamis (3/1).

Menurut Danny sapaan karibnya, kedatangan Duta Besar Cina untuk RI di Makassar merupakan hal yang luar biasa, karena dalam satu bulan terakhir, dirinya telah menerima beberapa kunjungan duta besar.

“Saya kira ini luar biasa, karena selama satu bulan ini, Kota Makassar telah menerima kunjungan dari beberapa Duta Besar,” kata Danny.

Ia mengaku dirinya menawarkan beberapa investasi yang ada di Kota Makassar, antara lain Jalan Tol Layang, dan kereta api dalam kota.

“Saya juga menginformasikan investasi kereta api dalam kota yang pernah dikasih tau oleh kementrian untuk kereta api dalam kota di investasikan saja atau tender, untuk jumlah investasi saya belum tau yang pastinya saya diajak ke Cina”, ungkapnya.

“Saya juga tawarkan 10 top invesment kemarin, dan saya diajak ke Cina untuk memaparkan pegusaha-pengusaha top dan dia meminta. Mereka sadar bahwa Makassar sangat strategis di Indonesia mereka berminat,” tutup Danny. (rhm-nug/bkm/fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.