Curi Elektronik Rumah Sakit, Safar Diancam Tujuh Tahun Penjara

Minggu, 6 Januari 2019 - 17:41 WIB

FAJAR.CO.ID, PALOPO — Kasus pencurian barang elektronik milik RS Andi Pallammai Kota Palopo pada Sabtu 5 Januari, berhasil diungkap polisi. Satreskrim Polres Palopo berhasil menemukan jejak pelakunya setelah olah tempat kejadian perkara.

Satuan Reskrim, oleh Tim Jatanras Polres Palopo, mendatangi tempat kerja terduga pelaku di Jalan Mannenungan Kota Palopo, untuk mencocokkan sidik jari, serta jejak lainnya yang ditemukan oleh Polisi.

Setelah dilakukan pencocokan sidik jari dan jejak lainnya, terduga pelaku, akhirnya sidik jari pelaku dan sidik jari Safaruddin alias Safar (41) sama. Akhir Safar ditangkap. Dia diduga kuat melakukan pencurian barang elektronik milik RS Andi Palammai.

Kasat Reskrim Polres Palopo AKP. Ardi Yusuf mengatakan, hasil introgasinya terhadap terduga pelaku, menjelaskan, saat beraksi Safar (41) masuk kedalam ruangan RS Andi Palammai dengan cara mencungkil pintu ruangan.

“Pelaku masuk kedalam RS Andi Palammai, dengan cara mencungkil pintu ruangan,”kata Ardi Yusuf.

Setelah berada di dalam ruangan, Safar, kemudian mengambil 2 unit AC, 1 Unit Kipas Angin, dan 1 Unit Mesin Lemari pendingin dan obat-obatan.

Dalam pengungkapannya, Polisi menemukan sejumlah barang bukti, alat yang diduga di gunakan terduga pelaku mencungkil pintu ruangan RS Andi Palammai, yakni berupa, 1 buah obeng dan sendal jepit.

Adapun ancaman yang menanti Safar (41), yakni, pasal 363 KUHP, dimana diterangkan, pelaku pencurian diancam pidana penjara paling lama tujuh tahun. (shd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *