Top, Bandara Kertajati Tambah 3 Rute Baru di Awal 2019

Minggu, 6 Januari 2019 - 17:46 WIB

MAJALENGKA – Konektivitas udara Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Majalengka, semakin luas di awal 2019. Ada 3 rute baru yang dikembangkan oleh Lion Air Group. Tiga rute itu menghubungkan Kertajati dengan Jakarta, Yogyakarta, dan Balikpapan.

Tiga rute baru BIJB Kertajati akan diaktivasi Jumat (11/2) dengan maskapai Lion Air dan Wings Air. Direktur PT BIJB Muhamad Singgih mengungkapkan, rute baru terus tumbuh di Bandara Kertajati.

“Bandara Kertajati terus berkembang. Arahnya sangat bagus. Awal tahun 2019 ini ada penambahan beberapa rute baru. Penambahan rute ini tentu bagus bagi destinasi pariwisata di sekitar bandara ini,” ungkap Singgih, kemarin.

Semangat Indonesia incorporated ini diawali flight baru Lion Air, Jumat (11/2). Lion menghubungkan Bandara Kertajati dengan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikappan, Kalimantan Timur. Poros ini akan terhubung dengan armada Boeing 737-800 dengan kapasitas 189 seat. Lebih spesial lagi, flight ini terjadwal reguler setiap harinya.

Poros Kertajati-Sepinggan ini dilayani pukul 12.00 WIB setiap hari. Lalu, mendarat pukul 13.00 WITA. Untuk rute Sepinggan-Kertajati dibuka setiap pukul 13.40 WITA dan tiba di Kertajati sekitar 16.40 WIB. “Rute-rute yang dikembangkan oleh Lion Air Group ini favorit. Kami optimistis, rute baru akan terus tumbuh dengan keterisian tempat duduk penuh setiap harinya,” terang Singgih lagi.

Selain Balikpapan, Kertajati juga terhubung dengan Kota Jakarta dan Yogyakarta. Kedua rute ini akan dilayani maskapai Wings Air mulai Sabtu (12/1). Rute baru ini akan dihubungkan dengan pesawat ATR 72-500/600 dengan kapasitas 72 tempat duduk.

Untuk, Jakarta, Wings Air menghubungkan Kertajati dengan Bandara Halim Perdanakusuma.

Rute ini juga dilayani reguler setiap hari. Untuk flight Kertajati-Halim Perdanakusuma dilayani tiap pukul 11.55 WIB dan mendarat 12.50 WIB. Jadwal Halim Perdanakusuma-Kertajati beroperasi pukul 10.35 WIB lalu tiba pada 11.30 WIB.

Adapun rute Bandara Kertajati-Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, dilayani 13.50 WIB. Lalu, flight dari Yogyakarta dinikmati pukul 12.20 WIB.

“Poros Halim Perdanakusuma ini ideal. Pergerakan penumpang di sana tinggi khususnya yang menuju ke Kertajati. Yang jelas, dibukanya rute baru dengan 3 kota berbeda menjadi keuntungan tersendiri. Ada banyak peluang dan potensi yang bisa dikembangkan,” jelasnya.

Konektivitas Bandara Kertajati dengan Jakarta, Yogyakarta, dan Balikpapan menjadi angin segar bagi pariwisata. Apalagi, Lion Air Group memasang target 1 Juta penumpang untuk seluruh rute yang dilayani dari Kertajati. Komitmen besar diberikan Lion Air Group tahun ini seiring penambahan 31 armada baru jenis Boeing, Airbus, dan ATR.

Rincian armada baru Lion Air Group untuk 2019 adalah 9 unit ATR. Ada juga 4 unit Airbus 320-200CEO dan A330-900. Untuk varian Boeing terbagi 737 MAX 8 sebanyak 11Unit hingga 787-900 Dreamliner dengan jumlah 3 unit.

“Komitmen Lion Air Group di Bandara Kertajati harus diapresiasi. Sebab, bandara ini sangat vital. Ada banyak wilayah yang diuntungkan dengan berkembangnya Kertajati,” kata Singgih.

Bandara Kertajati adalah pintu masuk bagi Cirebon-Indramayu-Majalengka-Kuningan (Ciayumajakuning). Namun, wilayah lain seperti Subang dan Sumedang juga diuntungkan dengan bandara ini.

Yidak hanya di Jawa Barat. 2 wilayah di Jawa Tengah juga diuntungkan dengan bandara ini, yaitu Brebes dan Tegal. Singgih pun lalu menambahkan, wilayah penyangga di sekitar Bandara Kertajati memiliki potensi populasi tinggi.

“Ada banyak wilayah yang akan diuntungkan dengan Bandara Kertajati sebagai poros utamanya. Area ini total memiliki potensi populasi 17 Juta. Angka ini tentu menjadi market dasar potensial bagi Lion Air Group ini. Belum lagi wisatawan yang masuk karena wilayah ini bagus,” lanjut Singgih.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Rizki Handayani, hadirnya tiga rute baru ini akan sangat menguntungkan secara pariwisata. Apalagi, Wilayah Ciayumajakuning dan sekitarnya memiliki keindahan alam dan budaya sama bagusnya.

“Secara destinasi sudah luar biasa. Sudah lengkap. Pilihan kuliner di sana juga beragam dengan citarasa nikmat. Untuk hotel dan penginapannya, pilihannya pun banyak. Soal harga, semua aspek di wilayah ini sangat ramah. Penambahan rute di Bandara Kertajati, bisa membuat sektor pariwisata disana semakin terangkat,” kata Rizki didampingi Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional II Adella Raung.

Kabid Pemasaran Area I Kemenpar Wawan Gunawan mengutarakan hak yang sama. “Perluasan akses sangat dibutuhkan oleh pariwisata. Semakin banyak akses, semakin banyak potensi yang bisa diangkat. Dampaknya sangat positif buat pariwisata Jawa Barat. Khususnya bagi daerah yang aksesnya dekat dari bandara,” paparnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya, sangat senang BIJB semakin luas aksesnya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Lion Air Group yang membuka rute baru Bandara Kertajati. Poros ini potensial sekali,” terang Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.

Kehadiran Lion Air Group juga menambah pilihan varian maskapai di Bandara Kertajati. Sebelumnya, maskapai Garuda Indonesia, Citilink, dan Trans Nusa sudah lebih dahulu beroperasi di sana. Garuda ini melayani rute Kertajati ke Lampung, Palembang, Balikpapan, dan Tarakan. Citilink pun membuka rute ke Surabaya dan Medan, lalu maskapai domestik Trans Nusa menuju Semarang juga Lampung.

“Bandara Kertajati akan semakin ramai. Aktivitas pariwisata di sana pun akan membuka peluang untuk pengembangan ekonomi sektor lain. Kami yakin, traffic Bandara Kertajati akan terus tumbuh signifikan di tahun 2019 ini. Pasti akan banyak maskapai yang membuka rute baru di sana,” tutup Menpar.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *