978 Napi Lapas Makassar akan Mencoblos saat Pemilu 2019

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Makassar menjamin penyaluran hak pilih seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau narapidana saat Pemilu 2019 mendatang. Mereka telah berkoordinasi dengan KPU agar seluruh napi bisa mencoblos pada pesta demokrasi akbar tersebut.

Kepala Lapas Budi Sarwono menerangkan, saat ini pihaknya menampung 978 napi dengan berusia wajib pilih.

"Paling tidak sekian persen saja dari seluruh (napi) bisa aktif memilih. Sebab warganya kan tidak akan ke mana-mana," terang Budi di hadapan sejumlah komisioner KPU Kota Makassar saat melakukan kunjungan di kantornya, Selasa (8/1).

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Makassar sejal awak Januari talah melakukan perekaman data KTP Elektronik di berbagai lokasi. Hari ini, perekaman data kependudukan menyisir Lapas Makassar.

Dalam kegiatan itu petugas merekam data 361 warga Lapas yang berdomisili di kota Makassar. Budi berharap agar perekaman data di kalangan WBP bisa berjalan maksimal. "Karena e-KTP merupakan persyaratan utama untuk menyalurkan hak pilih. Mudah-mudahan bisa terakomodasi, karena banyak (WBP) yang belum punya," harap Budi.

Terpisah, Ketua KPU Kota Makassar Farid Wajdi mengatakan, petugas akan membagi atau mengklasifikasikan WBP Lapas Makassar berdasarkan kategori pemilih. "WBP pemilik hak pilih namun belum terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) masuk dalam daftar pemilih khusus (DPK)," ujar Farid.

Namun napi yang sudah terdaftar di DPT tapi tidak bisa memilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) tempat asalnya. Mereka masuk dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTB). WBP juga akan digolongkan menurut domisilinya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono


Comment

Loading...