KPU Dituding Miring ke Paslon 01, Ma’ruf Amin: Ngga Mungkin

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memberikan bocoran soal debat calon Presiden (Capres) dan calon Wakil Presiden (Cawapres) dinilai sudah tepat dan tidak memihak kepada salah satu pasangan calon (Paslon) pun.

Tak hanya memberikan bocoran soal debat, KPU juga menghilangkan syarat penyampaian visi-misi Paslon di hadapan public, dengan dalih hal itu baiknya disampaikan oleh masing-masing tim pemenang.

Menanggapi keputusan KPU membocorkan pertanyaan dalam debat, Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengakui hal tersebut adalah kewenangan KPU dalam menerapkan aturan dalam Pemilu. Dalam keputusan ini, KPU tidak sendiri menyiapkan pertanyaan-pertanyaan atau isu-isu apa yang akan diangkat dalam debat Pilpres nanti.

“Kalau saya kira kan memang artinya kewenangan KPU, dia mencari soal dari siapa-siapa, lembaga-lembaga terkait yang ingin diusung bagaimana konsepnya. Misalkan tentang hukum, korupsi, tentang HAM, terorisme itu nanti seputar itu akan diperdebatkan, jadi ada beberapa yang disiapkan, tetapi nanti dikembangkan lagi,” kata Ma’ruf Amin kepada wartawan usai menghadiri pembukaan seminar Master C19 Portal KMA, Selasa (8/1).

Saat disinggung soal keberpihakan KPU kepada salah satu Paslon Capres dengan menghilangkan beberapa aturan dan memutuskan memberikan bocoran pertanyaan debat, mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini membantahnya. Menurut Ma’ruf Amin, KPU tidak mungkin memihak pada salah satu pasangan calon.

“Nggaa mungkin lah, KPU ngga mungkin, ngga mungkin melihat satu paslon,” tegas Ma’ruf Amin. Ma’ruf Amin pun menambahkan, pertanyaan materi debat dari KPU itu akan dikaji lebih dalam oleh tim pakarnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : RBA


Comment

Loading...