Cantiknya Kota Oasis Al-Ula di Arab Saudi – FAJAR –
Budaya & Pariwisata

Cantiknya Kota Oasis Al-Ula di Arab Saudi

Sejak Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman mengendalikan pemerintahan, banyak perubahan di Arab Saudi. Turis mancanegara sekarang diijinkan berkunjung ke situs bersejarah di kota oasis Al-Ula (AFP)

FAJAR.CO.ID – Sejak Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman mengendalikan pemerintahan, banyak perubahan di Arab Saudi. Turis mancanegara sekarang diijinkan berkunjung ke situs bersejarah di kota oasis Al-Ula.

Peradaban tinggi masa lalu

Al-Ula dulunya adalah jalur perdagangan penting. Kawasan ini penuh dengan peninggalan masa lalu, seperti kuburan kuno di situs Madain Saleh, yang menjadi warisan budaya dunia.

Situs pemakaman monumental

Pusat penggalian arkeologi Madain Saleh. Di sini ada situs pemakaman monumental Khuraiba, yang dibuat sekitar 2000 tahun lalu. 111 makam dibuat pada dinding batu.

Prestasi seni arsitektur tinggi

Dulunya di kota ini hidup kelompok dari bangsa Nabatea yang terkenal keahliannya dalam bidang pertanian dan arsitektur. Mereka menciptakan jaringan pengairan di kawasan kering ini dengan sistem kanal dan hidrolik alami.

Pesan dari jaman kuno

Sekitar 2000 tahun lalu, penduduk di daerah ini meninggalkan pesan-pesan dalam bentuk tulisan kuno di bukit-bukit batu pasir.

Kerjasama internasional

Atas prakarsa Putra Mahkota Mohammed bin Salman, Arab Saudi dan Perancis menandatangani kesepakatan kerjasa arkeologi untuk melindungi situs bersejarah Madain Saleh dari erosi dan vandalisme.

Pemetaan dengan satelit dan drone

Sejak bulan Maret dilakukan pemetaan dari udara, dengan mengerahkan helikopter, drone dan bantuan citra satelit.

Kawasan tertutup

Sebelumnya, situs bersejarah ini hanya bisa dikunjungi dengan ijin khusus. Misalnya Pangeran Charles dari Inggris, yang berkunjung ke sini tahun 2015. Sekarang, kawasan ini akan dibuka untuk wisatawan mancanegara.

Promosi pariwisata

Akhir Maret 2018 lalu, para jurnalis diundang mengunjungi kawasan um Al-Ula dalam rangka promosi pariwisata. Jurnalis perempuan yang datang ke sini tidak diharuskan memakai penutup kepala, seperti umumnya berlaku di Arab Saudi.

Akan menjadi destinasi wisata utama

Dalam lima tahun mendatang, Kota Al-Ula direncanakan menjadi salah satu destinasi wisata utama. Infrastrukturnya sekarang memang masih terbatas. Hanya ada dua hotel dengan kapasitas 120 orang.

(JPC)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!