Ditemani Anies, Jokowi Bagikan 3.000 Sertifikat ke Warga Jakarta Barat

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan 3.000 sertifikat tanah kepada warga Jakarta Barat di Gedung Serbaguna Cendrawasih, Cengkareng, Rabu (9/1). Dalam agenda kerja ketiga hari ini, Presiden Jokowi ditemani oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sebelumnya, Jokowi dan Anies melakukan peninjauan program binaan BUMN yang bernama Mekaar di wilayah Tambora. Keduanya kompak mengenakan baju berwarna putih.

Usai melantik Kepala BNPB yang baru, Jokowi langsung bergegas ke Tambora. Jokowi mengenakan kemeja lengan panjang sementara Anies mengenakan seragam dinasnya.

Lalu, setibanya di Gedung Serbaguna Cengkareng, kedua pemimpin yang pernah bekerja dalam satu kabinet itu langsung disambut antusias oleh warga. Sama halnya dengan Jokowi, warga juga berebut untuk bersalaman dengan Anies.

Saat mendapat giliran untuk menyampaikan sambutan, Anies melaporkan kepada Jokowi bahwa pihak Pemprov DKI Jakarta akan mendukung penuh program sertifikasi tanah. Ia menyebut Provinsi DKI Jakarta memiliki 370.000 bidang tanah. Namun ada 8 persen yang belum bersertifikat.

“Selamat datang kembali kepada Bapak Presiden, saya ingin menyampaikan kalau Pemprov DKI mendukung sepenuhnya program sertifikasi tanah yang sudah berlangsung di seluruh wilayah. Terdapat 370.000 bidang tanah di Jakarta, 92 persennya sudah bersertifikat ada 8 persen yang belum bersertifikat,” kata Anies.

“Dengan adanya pemberian sertifikat ini, kami ingin memastikan 100 persen penduduk sudah memiliki sertifikat tanah. Ini akan menentukan nasib keluarga-keluarga yang tanahnya bersertifikat,” sambungnya.

Adapun, wilayah Jakarta Barat sendiri memiliki 63.690 bidang tanah. Namun karena keterbatasan tempat maka sertifikat yang dibagikan baru 3.000 bidang.

Presiden Jokowi mengatakan, pemerintah akan terus memantau supaya target penyerahan sertifikat dapat segera rampung tahun ini. “Tadi sudah disampaikan oleh Menteri BPN bahwa di Jakarta sertifikat akan diselesaikan tahun 2019. Yang janji Pak Menteri BPN, saya tinggal lihat. Insha Allah selesai,” ujarnya.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment