Jadi Kurir Sabu, Pemuda Ini Terancam Hukuman Mati

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, PAREPARE — Pasca tertangkap di Pelabuhan Nusantara Parepare, seorang kurir narkoba jenis Sabu asal Kabupaten Pinrang, Muchlis (27) kini dijerat pasal berlapis. Ancaman hukumannya pun tak tanggung-tanggung yakni hukuman mati.

“Pelaku dijerat Pasal 114 ayat 2 , pasal 112 ayat 2 dan pasal 132 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009  tentang Narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup atau hukuman mati,” ujar Kapolres Parepare, AKBP Pria Budi.

Pria pun meminta kepada tersangka untuk kooperatif kepada penyidik atas kasus yang menjeratnya.

“Jangan mau menanggung sendiri, kooperatif sama penyidik,” pintanya.

Aparat Kepolisian menangkap Muchlis pada 2 Januari lalu. Muhlis diamankan sesaat setelah turun dari dermaga Pelabuhan Nusantara menggunakan KM Bukit Siguntang.

Tersangka diamankan dalam pemeriksaan rutin terhadap badan dan barang penumpang oleh Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN).

Dari tangan Muhlis, Polisi mengamankan Narkotiba yang disembunyikan dalam bungkusan bantal bayi berwarna merah.

“Gerak-geriknya mencurigakan dan membuat anggota di lapangan langsung memeriksa badan dan barang tersangka,” urainya.

Sebelumnya, tersangka diamankan bersama tiga Oknum Satuan Polisi Pamong Praja masing-masing Faisal Ramadhan (30), Dendi (28), Irwan (26), namun belakangan ketiganya dilepas dan hanya ditetapkan sebagai saksi dalam kasus tersebut.

“Antara tersangka dengan ketiga Anggota Satpol PP dari Makassar tersebut tidak saling kenal. Menurut pengakuannnya mereka hanya disuruh oleh seseorang yang merupakan kakak dari tersangka dengan diberikan uang Rp 500 ribu untuk menjemput tersangka di Pelabuhan,” tandas Pria asal Riau ini. (*/raksul/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...