Rumah Dua Pimpinan KPK Diteror Bom, Begini Tanggapan Komisi III DPR

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo di Perumahan Graha Il, Jatiasih, Kota Bekasi diancam bom paralon,  pada Rabu (9/1). Tak hanya Agus, wakil ketua KPK Laode Syarief juga dilempar bom molotov di Kalibata, jakarta selatan.

Menanggapi kejadian ini, Anggota komisi III DPR-Fraksi Fraksi Partai Demokrat, Didik Mukrianto mengutuk aksi teror bom ke rumah dua pimpinan KPK tersebut.

“Saya mengutuk keras dan menyayangkan adanya teror kepada pimpinan KPK yang telah bekerja dengan baik selama ini. Setelah Novel Baswedan kali ini pimpinan KPK, ada apa ini?  Teror ini tidak dapat dibenarkan atas dasar alasan apapun,” kata Didik lewat pesan tertulisnya, Rabu (9/1).

Sekretaris Fraksi Demokrat ini pun meminta pihak kepolisian segera bekerja dengan serius untuk mengungkap peristiwa teror yang terjadi. “Saya menghimbau pemerintah dan aparat penegak hukum untuk serius mengungkap secara tuntas. Tidak boleh kita biarkan teror terhadap pemberantasan korupsi. Tindak tegas para pelaku peristiwa teror bom tersebut tanpa ragu-ragu. Dengan adanya barang bukti yang ditemukan, mari kita percayakan kepada pihak kepolisian,” ucapnya.

Kedua kediaman petinggi KPK tersebut kini tengah diperiksa polisi. Sejumlah polisi melakukan penjagaan dan pemeriksaan, baik di dalam rumah maupun di luar. (RGR/Fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...