BMW Motorrad Bangun Motor Otonom Tanpa Pengemudi

Kamis, 10 Januari 2019 - 08:26 WIB

FAJAR.CO.ID – Teknologi otomotif terus berkembang menawarkan sejumlah keunggulan teranyarnya. Salah satunya pengembangan mobil otonom atau self driving. Mobil-mobil tersebut bisa berjalan tanpa pengemudi. Sejumlah raksasa produsen otomotif seperti Waymo yang dibangun oleh Google atau Tesla Model S yang dikembangkan perusahaan Tesla.

Belakangan produsen motor juga mulai mengembangkan kuda besi tanpa dikendalikan oleh manusia. Salah satu prototype yang sudah diuji coba adalah Yamaha yang membuat motor listrik lengkap dengan replika tubuh Valentino Rossi yang bisa berjalan sendiri.

Kini giliran BMW Motorrad yang melemparkan produk motor listrik otonom yang dinamai BMW R1200GS. Motor ini, dikutip Carscoops, Rabu (9/1) merupakan motor otonom yang tak membutuhkan pengendara untuk bergerak.

Motor BMW R1200GS ini diperkenalkan pada pameran CES 2019 di Las Vegas. Berkaca dari berbagai masalah mobil self-driving yang belum dapat diproduksi karena beberapa masalah safety, maka BMW berupaya untuk mengembangkan prototype ini dan belum mengumumkan bahwa motor ini akan dibawa ke meja produksi.

Meskipun demikian, BMW mengklaim R1200GS telah menggunakan teknologi yang canggih yang akan menjamin keselamatan pada pengembangan model yang akan datang. Menurut perusahaan, teknologi masa depan akan memungkinkan motornya untuk mengklasifikasikan perilaku pengendara dan menentukan situasi berbahaya sebelum sesuatu terjadi.

Artinya Jika perlu, sepeda motor dapat menginformasikan atau memperingatkan pengendara dan dalam situasi yang berbahaya, bahkan mereka memungkinkan campur tangan untuk menghindari kecelakaan. Dan mereka menganggap bahwa kerjasama yang dilakukan antara pengendara dan motor secara mandiri dapat membuat teknologi motor otonom ini akan berjalan baik.

BMW R1200GS ini akan dibekali dengan cruise control adaptif dan assist lane assist yang dapat meminimalisir berbagai kemungkinan terjadinya kecelakaan. Ia akan mengaplikasikan fitur khusus yang akan membuat motor beroperasi dengan normal tanpa bantuan pengemudi.

Ke depan mereka berharap sistem komputer yang disematkan padanya dapat mengontrol prototype agar benar-benar tidak jatuh saat berbelok dan dapat benar-benar mengendalikan diri secara mendiri.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *