PKS Tegaskan Pelaku Hoaks Tujuh Kontainer Surat Suara Bukan Relawan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Polisi telah menangkap pelaku penyebar informasi hoaks terkait dengan tujuh kontainer surat suara yang sudah dicoblos dari Tiongkok. Pelaku lenyebar informasi hoaks itu diketahui bernama Bagus Bagnatara alias Bagus Bawana Putra.

Usai ditahan, Bagus mengakui dirinya bagian dari relawan pemenang pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. Bagus juga mengklaim dirinya masuk dalam struktur kepengurusan relawan Kornas Prabowo-Sandi.

Namun, pengakuan Bagus itu dibantah oleh Badan Pemenang Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Menurut Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, keterangan dari BPN dan Fadli Zon tak ada struktur relawan Kornas, apalagi nama pelaku penyebar hokas.

“Penegasan langsung ya dari Pak Fadli Zon dan rekan-rekan di BPN Prabowo-Sandi, mereka tidak mengenal struktur dengan nama itu, apalagi dengan personel itu di posisi tersebut. Jadi lembaga itu tidak dikenal dalam BPN Prabowo-Sandi, dan karena itu jadi harus dipertanyakan,” kata Hidayat Nur Wahid kepada wartawan, Kamis (10/1).

Untuk itu, langkah BPN memperkarakan pelaku yang mengklaim sebagai relawan Prabowo-Sandi sangat tepat, karena sudah mencatut nama. “Menurut saya sih layak apabila BPN Prabowo-Sandi memperkarakan yang bersangkutan karena dia sudah mencatut nama, dan mengaitkan dengan BPN Prabowo-Sandi,” ucapnya.

Politisi yang akrab disapa HNW ini melanjutkan, langkah melaporkan kembali pelaku penyebar hoaks ini sebagai bukti kuat, jika pihak oposisi mengharamkan hoaks.

“Jadi jelas sekali kebijakan dasar kita adalah tidak boleh menyebarkan hoaks, apalagi¬† terkait masalah yang sangat serius, seperti tujuh kontainer surat suara yang tercoblos. Saya sendiri tegas menyampaikan bahwa tidak boleh ada informasi menyesatkan semacam itu,” tegasnya. (RGR/Fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar