Relawan PAS 08 Sulsel Resmi Laporkan Tiga Kepala Daerah di Bawaslu

Jumat, 11 Januari 2019 - 15:56 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Relawan dari pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (PAS) 08 Sulsel, mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel, Jalan AP Pettarani Makassar, Jumat (11/1/19).

Laporan tersebut atas dugaan tindakan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh sejumlah kepala daerah di Sulsel.

“Yang dilaporkan itu ada tiga, Gubernur sulsel Nurdin Abdullah, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto, dan Wali kota Palopo, Judas Amir. Bupati Luwu, Basmi Mattayang kita tidak laporkan karena beliau belum di luar,”ujar Panglima Relawan PAS 08 Sulsel, Ryan Latief.

Ryan menjelaskan bahwa, pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh sejumlah kepala daerah ini sesuai dengan Pasal 64 dan Pasal 69 PKPU.

“Bukti bukti yang kita serahkan ke Bawaslu adalah foto-foto dan undangan asli, dimana kami menilai bapak Danny Pomanto melibatkan aparat desa beserta perangkatnya untuk menghadiri kampanye Jokowi di CCC. Dan penggunaaan fasilitas negara, seperti itu,”terangnya.

Untuk dugaan pelanggaran pemilu oleh Gubernur Sulsel, kata Ryan, bahwa selain menggunakan fasilitas negara, Nurdin Abdullah juga melanggar Pasal 69 PKPU bahwa yang bukan anggota partai tidak bisa terlibat dalam kampanye.

“Itu dalam pasal 69. Sedangkan beliau (Nurdin Abdullah) terlibat langsung dan bahkan menjadi dewan pembina tim pemenangan Jokowi-Amin,”tandasnya.

Setelah menyerahkan laporan tersebut ke Bawaslu, Relawan PAS 08 Sulsel menunggu hasil disamping memberikan bukti lain berupa rekaman dari kegiatan Nurdin Abdullah dan Danny Pomanto.

“Jadi Bawaslu sudah menerima laporan kami, dan akan diperoses selama lima hari kerja. Tentunya awal itu dilakukan oleh Sulsel, dan kita juga tidak mungkin melaporkan seseorang kalau tidak ada bukti, karena yang memutusakan benar salah nanti kita serahkan ke Bawaslu,”jelasnya.

Dikatakan Ryan, jika Relawan PAS 08 Sulsel tidak merasa puas dengan hasil tersebut, maka akan melaporkan ketingkat yang lebih tinggi.

“Kita juga koordinasikan dengan badan pemenangan nasional, semua mensupport dan menunggu hasil bagaiamana proses di Sulsel,”pungkasnya.(sul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *