Soal Pose Dua Jari, Anies: Tak Perlu Jadi Fokus

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merasa terpojokkan. Pasalnya kabar mengenai dugaan pelanggaran pemilu terkait isi pidato dan salam dua jari yang dilakukannya menjadi polemik di masyarakat.

Sebagai pemimpin Jakarta, dirinya mengapresiasi segala bentuk respon yang ada. Namun, ia meminta agar masyarakat tidak mementingkan substansi yang tidak sesuai dengan kaidah.

“Kita semua berharap pemilu Pilpres lebih fokus pada hal-hal yang substantif. Bukan hal-hal yang minor-minor seperti ini. Karena ini menentukan arah perjalanan bangsa,” tegas Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (11/1).

Anies melihat semua pembahasan yang ada sudah seharusnya bermutu dan tidak menekan pihak tertentu. Ia meminta agar masyarakat tidak membicarakan hal-hal seperti yang terjadi pada dirinya.

“Jadi hal-hal ini sebenarnya tidak perlu menjadi fokus percakapan. Tapi ini sekarang malah jadi fokus percakapan, harusnya nggak usah,” ungkapnya.

Terkait putusan dari Bawaslu Bogor, Anies meminta agar semua pihak menunggu hasil yang dirapatkan. Setelah mendapatkan hasilnya, ia berharap persoalan terkait pelanggaran pemilu yang dilaporkan dapat terselesaikan.

Ketika dimintai keterangan, Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor Irvan Firmansyah pun menyatakan putusan Bawaslu terkait pelanggaran Anies akan diputuskan malam ini.

“Kita rapat pukul 15.00 dan akan kita sampaikan ke teman-teman media pukul 18.30 WIB,” ujarnya saat dikonfirmasi.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment